Tips berbelanja di pasar

Kemampuan belanja aku ngak ada apa apanya. Tapi ngak apa di bagi dikit aja ya.

Oke. Aku biasanya belanja di pasar tradisional untuk kebutuhan dapur seperti cabe, bawang, sayur, tempe, ikan dll. Lebih banyak pilihan dan bisa nawar.

Dulu waktu masih kosan, aku selalu mikir untuk belanja barang barang gitu dikit dikit aja. Misalnya kalau beli cabe cukup 2 ons aja, kalau beli bawang juga gitu. Bertahan seminggu. Mungkin karena masaknya juga ngak tiap hari.

Kebiasaan ini kebawa sampe aku nikah. Tapi karena nafsu masak aku makin besar, sering dengan jumlah segitu,belum seminggu stok udah habis. Mau ngak mau aku harus beli 1 ons lagi untuk masak beberapa hari sampe jadwal ke pasar datang. *aku malas ke pasar sendiri, jadi harus sabar nunggu suami libur baru ke pasar. Yang biasanya baru bisa seminggu sekali.

Karena keseringan beli barang barang itu dalam jumlah sedikit, aku udah tau semana banyak cabe kalau 2 ons itu, berapa banyak bawang kalau dua ons, berapa banyak daun sop kalau cuma dua ribu. Udah ada fell nya kalau kata orang tua.

Tapi setelah aku lihat kondisi rumah, ngak bisa kalau gini terus. Akhirnya aku kepasar dan beli barang dapur dalam jumlah yang lebih banyak.

Kalau biasanya aku beli 2 ons kali ini aku beli semunya item jadi setengah kilogram aja terus. Cabe, bawang, cabe rawit, bawang putih semuanya setengah kilogram. Dan hasilnya adalah jumlah setengah kilogram itu bisa kayak 2 ons kali 3. Meruah.

Gitu juga dengan beli daun sop. Kalau aku bilang ” bang, daun sop 2 ribu ya “. Palingan 4  batang dapatnya.  Tapi kalau gini

” bang sekilo berapa daun sop?”

” 6 ribu”

“kasih 2.5 ons ya “. You know? aku malah dapat sepuluh ikat daun sop. Padahal 2,5 ons itu sama dengan 2000 rupiah. Hahahahaha.

Waktu itu juga beli kemiri. “bang kemiri 2 ribu aja ”

Cuma 12 butir. 3 -4 x masak udah habis. Akhirnya kemarin aku tnya berapa sekilonya kemiri?

“24 ribu, seons nya 3000”

Aku ragu minta se ons, palingan di tambah 4 butir. “Tapi yaudah seons aja lah bang”

And what i get? Setengah plastik kemiri yang jumlahnya 50 butir. Hahahahaha. Harus benar benar simpannya biar gk kering ne.

Tapi ya gitu. Ketika rupiah dan satuan berat sangat jauh berbeda.

Jadi dari yang aku pelajari gitu.  KALAU BELI BARANG DI PASAR LEBIH BAIK NYEBUTIN SATUAN BERATNYA DARI PADA NYEBUTIN RUPIAHNYA. Seons lebih baik dari pada 2 ribu. Oke! Hihihihi

Begitu pulang aku mulai pusing nyimpannya. Setelah searching ketemu sih tapi ngak tau bekerja atau ngak tipsnya. Minggu depan kita lihat. Okeeeee.

Oh ya, sebaiknya cari penjual yang punya dagangan dalam jumlah banyak. Lebih murah pasti. Uiaaaah. Mamak mamak banget.

Selamat berbelanja. 5 desember 2016

img20161026085505
Sauasana pasar peunayong di pagi hari. Semua jenis adaaa. Hati hati kalap mata.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s