Let’s cooking

Aku suka masak tapi ngak pinter masak. Jadi kadang kadang aku sering bosan dengan masakan itu itu aja. Pada akhirnya aku bisa aja mogok masak karenanya.

Tapi untungnya aku ngak gitu suka masakan dari warung, fast food, mie instan, dan sejenisnya. Jadi, aksi mogok masak ini seringnya sebentar aja.

Nah, setelah menikah aku baru tau kalau suami aku itu suka makan dan suka masak. Kombinasi yang sempurna untuk bangkitkan gairah aku memasak. Karena seenggak enak apapun masakan aku, dia akan tetap makan dan ngak pernah bilang masakan aku ngak enak. Terus, dia suka bantuin aku masak di dapur karena dia memang suka masak. Moment masak bareng ini adalah salah satu moment bersama dia yang aku tunggu tunggu. jadi, yap setelah menikah aku lebih rajin dan semangat memasak.

Si abang suka masak sesuatu yang dia lihat di internet. lihat sekali videonya dia udah punya feel bakalan bisa masak masakan itu. Aku cuma ngekor aja. Ikutin instruksi sambil sesekali protes. Hahahahahaha.

Masakan experimen pertama kami yang aku ingat namanya cinnamo roll. Entah iya namanya itu, tapi begitulah dia nyebutinnya.

Terbuat dari roti tawar yang dipotong potong dadu. Ditambah dengan kocokan telur dan susu. Lalu di beri parutan keju dan bubuk cinnamon. Selesai. Adonan di panggang selama 20 menit dengan suhu 200 c.

Hasil nya? Ngak sesuai expektasi. Tapi bolehlah untuk di makan.

And what he said? “kita ngak gagal dek, setidaknya kita udah tau kalau cara ini akan gagal”. Hahahahahaha. You are the one memang. Selalu positif jadi orang.

Cinnamonnya tetap kami makan dengan bagian yang ada bubuk kayu manis aku berikan untuk dia karena aku ngak suka rasanya.

Dan beberapa hari kemudian, sepulang kerja dia semangat tingkat dewa bilang kalau dia udah tau dimana letak kesalahan masakanannya kemarin. “kurang mentega” ternyata.

Dua hari kemudian, kami kembali ke dapur dan mencoba lagi. Hasilnya? Lebih baik dari sebelumnya. hahahahaha.

Untuk hari selanjutnya aku semakin semangat memasak. Mencoba sedikit demi sedikit masak sesuatu yang ngak pernah aku masak, cobain masakan dark internet yang kira kira bisa aku buat, atau ajak dia masak sesuatu yang beda. Biar ada variasi. Ngak jago juga tapi aku suka. karena dalam filosifi memasak yang dia punya “tidak ada kata gagal setelah mencoba. Setidaknya kita tau kalau cara itu gagal! Selanjutnya coba lagi dan hindari kesalahan yang sama”.

Let’s cooking and be happy.

img-20161019-wa0000
cinnamon pertama yang kami buat.  
img20161102180145
Cinnamon kedua yang sudah ada perbaikan. Enak dinikmati sambil menikmati sore bersama. Hahahahaha

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s