Cocolan Pliek U

Ngiler…..!

I love it sooo much.

Campurannya terdiri dari :

1. Pliek U

2. Cabe rawit

3. Garam

4. Gula

5. Buah segar

Campur semua. Ulek ulek sampe hancur. Terus di cocol dengan buah segar. Ya Allah rasanya. Campuran pedas, manis, asin dan rasa plik u yang ada sisa rasa kelapa, sedikit asam dan ada gurihnya bercampur jadi satu.

img_20161030_212958
Plik u dengan buah delima dan belimbing
img_20161029_103910
Pliek u dengan pepayaaa

 

Nendang di lidah.

Advertisements

Let’s cooking

Aku suka masak tapi ngak pinter masak. Jadi kadang kadang aku sering bosan dengan masakan itu itu aja. Pada akhirnya aku bisa aja mogok masak karenanya.

Tapi untungnya aku ngak gitu suka masakan dari warung, fast food, mie instan, dan sejenisnya. Jadi, aksi mogok masak ini seringnya sebentar aja.

Nah, setelah menikah aku baru tau kalau suami aku itu suka makan dan suka masak. Kombinasi yang sempurna untuk bangkitkan gairah aku memasak. Karena seenggak enak apapun masakan aku, dia akan tetap makan dan ngak pernah bilang masakan aku ngak enak. Terus, dia suka bantuin aku masak di dapur karena dia memang suka masak. Moment masak bareng ini adalah salah satu moment bersama dia yang aku tunggu tunggu. jadi, yap setelah menikah aku lebih rajin dan semangat memasak.

Si abang suka masak sesuatu yang dia lihat di internet. lihat sekali videonya dia udah punya feel bakalan bisa masak masakan itu. Aku cuma ngekor aja. Ikutin instruksi sambil sesekali protes. Hahahahahaha.

Masakan experimen pertama kami yang aku ingat namanya cinnamo roll. Entah iya namanya itu, tapi begitulah dia nyebutinnya.

Terbuat dari roti tawar yang dipotong potong dadu. Ditambah dengan kocokan telur dan susu. Lalu di beri parutan keju dan bubuk cinnamon. Selesai. Adonan di panggang selama 20 menit dengan suhu 200 c.

Hasil nya? Ngak sesuai expektasi. Tapi bolehlah untuk di makan.

And what he said? “kita ngak gagal dek, setidaknya kita udah tau kalau cara ini akan gagal”. Hahahahahaha. You are the one memang. Selalu positif jadi orang.

Cinnamonnya tetap kami makan dengan bagian yang ada bubuk kayu manis aku berikan untuk dia karena aku ngak suka rasanya.

Dan beberapa hari kemudian, sepulang kerja dia semangat tingkat dewa bilang kalau dia udah tau dimana letak kesalahan masakanannya kemarin. “kurang mentega” ternyata.

Dua hari kemudian, kami kembali ke dapur dan mencoba lagi. Hasilnya? Lebih baik dari sebelumnya. hahahahaha.

Untuk hari selanjutnya aku semakin semangat memasak. Mencoba sedikit demi sedikit masak sesuatu yang ngak pernah aku masak, cobain masakan dark internet yang kira kira bisa aku buat, atau ajak dia masak sesuatu yang beda. Biar ada variasi. Ngak jago juga tapi aku suka. karena dalam filosifi memasak yang dia punya “tidak ada kata gagal setelah mencoba. Setidaknya kita tau kalau cara itu gagal! Selanjutnya coba lagi dan hindari kesalahan yang sama”.

Let’s cooking and be happy.

img-20161019-wa0000
cinnamon pertama yang kami buat.  
img20161102180145
Cinnamon kedua yang sudah ada perbaikan. Enak dinikmati sambil menikmati sore bersama. Hahahahaha

 

Box kardus bekas

Oke.

Masih DIY ne ceritanya.

Aku suka lihat video DIY di internet. Kadang kadang Sampe sebel sendiri karena kreatif semua. pingin buat juga jadi nya. Hahahahahaha.

Di rumah ada beberapa tas lama dan tas rajut aku yang ngak tau harus nyusun gemana di lemari. Bersih sebentar terus berserakan lagi. Sampek akhirnya aku lihat di internet, mereka aktif ngubah kardus bekas jadi box serbaguna. Jadi pingin coba buat untuk tempat tas tas tadi. Yuks.

Alat dan bahannya sederhana

1.kardus bekas yang banyak dirumah. Sisa pindahan kemarin

2.selotif kertas. Selotipnya kayak kertas gitu. Jadi bisa di cat. Harganya Rp 3000

3.cat kertas. Cat nya memang untuk ngecat kertas, karton, dll semacamnya. Harganya di banda aceh sekitar Rp 18.000

4.karton. harga Rp 3000

5.lem. ada dirumah

6.kuas. harga nya Rp 3000

Udah gitu aja.

1.potong kardus sesuai ukuran lemari

img20161124154851
ini karus bekasnya. Potong sesuai ukuran

2.semua sisinya di pakaikan selotip kertas. Jadi bentuknya rata

img20161124161042
Selotip semua sisi biar rata

3. Terus cat kardus kayak biasa di semua sisi. Aku ngak ngecat dalamnya.

img20161124202235
Kardus setelah di cat.

4. Lem karton di bagian dalamnya.

img20161124221657
ini bagian dalamnya

5.tinggal beri pemanis. Bisa pita, stiker, atau kalau pinter gambar bisa gambar disini. Kebetulan dirumah ada kertas undangan sisa dan aku suka beberapa bagiannya. Jadi aku potong dan tempel.

img20161124221635
gini jadinyaa. Ready to use lah.

6.selesai dan siap digunakan. Hanya dengan modal Rp 24000. Dari pada galau dirumah ya kan. Selamat mencoba.

 

 

 

Aroma terapi Alami

Ngak sengaja nemu cara membuat pewangi ruangan di Internet. Penasaran mau nyoba buat karena semua bahan mudah di dapat.

Let’s we try

Bahan

1.lemon

2.kayu manis

3.cengkeh

4.air

5.toples

Cara membuatnya gampang :

1. Iris melon tipis tipis. Masukan ke dalam toples. Tambahkan kayu manis dan cengkeh.

2. Beri air setengah toples

3.selesai.

Aromanya, wuuiiiiiih. Percampuran segar dari lemon dan wangi manis lembut dari kayu manis dan agak agak gemana gitu dari cengkeh, bikin tenang.

Tapi ngak tau dimana salahnya. Dengan campurin bahan tadi di toples kecil, baunya ngak bisa ngisi satu ruangan. Mungkin bahannya yang ngak gitu fresh karena kayu manisnya dan cengkeh nya udah lamaan di toko kali ya. Tapi kalau di letakin di samping badan kira kira 10 cm, iiih oke tingkat dewa aromanya. Semacam relaxan.

Kalau letakin di meja belajar, oke nih! Bantu bantu hilangin penat sedikit.

img20161125131526-01
Aroma terapi alami. Aku buatnya cuma segitu dengan kayu manis dan cengkeh ngak fresh. Tapi kalau dekat dan mau usaha dikit untuk nyium, ini relaxan tingkat dewa

 

Selamat mencoba.

 

Tempat jarum

Jarum dirumah itu keseringan nyasar. Selalu aja jatuh korban. Mamak sampe sebel lihat alat jahit menjahit aku.

Udah pernah aku simpan di box kecil gitu tapi ngak praktis waktu mau di pakek.

Pernah juga buat tempat cantolinnya dari rajutan tapi ujung ujung nya ngak selamat juga.

Nah, hari ini ada ide dari lihat lihat DIY orang juga sih.

New place untuk jarum jarum aku. Semoga awet yaaa.

Oke kita mulai.

1. Ambil kain bekas. Potong petak. Ukuran suka hati aja.

2.masukin beras sampe agak penuhan. Sisain dikit untuk tempat ikat.

3.gabung ke empat ujung dan ikat.

4.cantolkan jarum jarum. Jangan melalak lagi yaaa.

16-11-25-18-07-45-556_deco-01
Kalau gambarnya gini. Slow banget buatnya. Moga awet ya!

 

 

 

Sunting kepala yang aduhai (4)

“Mau yang gimana kepalanya dek?” Tanya yang make up ke aku.

“Emang ada apa aja?” Aku ngak gitu ngerti urusan ini.

“Oh, ada yang tradisional dan ada yang modern”.

“Hmmm, yang modern aja bang, ntar yang tradisional biar waktu antar dara baro aja”, jawab ku.

Pembicaraannya sampai disitu saja. Aku ngak bayangin yang aneh aneh setelah memutuskan sunting atau riasan kepala aceh modern untuk acara preh linto.

Hingga akhirnya waktu itu tiba. Lucu sih kalau diingat.

Awalnya rambut aku di ikat dua, terus di pakaikan semacam kain dari bahan tile untuk nutupin ikatan rambut. Terus bagian depan wajah di pasang bunga melati membentuk kontur dahi hingga ke pipi. Selanjutnya baru di pasangkan sunting yang menjulang tinggi itu. Nah, rahasia agar bagian kepala bisa tegak dan bisa ditusuk tusuk dengan sunting adalah seikat daun pandan yang di potong kecil kecil terus di masukin ke dalam kantong jaring jaring berbentuk oval seukuran kepala. Diatas kain tile tadi akan disematkan potongan pandan ini. Selanjutnya satu persatu sunting di pasang dengan menusuk ke tumpukan pandan tadi. Ada yang tegak ke atas selanjutnya yang berjuntai juntai ke bawah. Tidak lupa pula bunga melati yang masih berbentuk pucuk juga di sematkan disini. Menemani sunting yang menjuntai ke bawah sebelumnya. Itu aja udah keras berat.

Aku pikir udah segitu aja suntingnya. Ternyata masih ada.

Masih ada tahapan meletakkan mahkota di depan dan deretan bunga mawar merah di atas sunting tadi. Oh ya Allah. Beraaat.

Oh ya, semua bahan kayaknya terbuat dari semacam tembaga yang warnanya kuning emas. Ŕeally glowing lah. mahkotanya aja udah double double!

Hasilnya memang luar biasa. Cantik! Tapi beratnya. Kayaknya ada sekitaran 3 kg. Alhamdulillahnya karena Ada perpaduan bunga melati segar dan mawar merah asli jadi dari arah kepala sesekali kalau ada angin yang berhembus akan kecium bau harum. Yah, sesekali. Sisanya beraaaaat yang hilang karena bahagia mungkin ya.  Besoknya baru terasa badan pegal linu kayak baru di smack down seharian.

But, reaally aku suka bagian bunga hidupnya. Sampek acara selesai untaian bunga melati dan bunga mawarnya masih aku simpan di kamar. Wanginya masih ada karena betul betul fresh yang di pakein ke aku. Hihihih

Nah, selesai acara baru kepikiran apasih yang mereka tusuk tusuk di kepala aku sampe segitu beratnyaa. Dan hasilnya adalah cukup bikin aku semacam shocking dan nyesaal. Kenapa ngak dari dulu penasarannya. Karena ternyata semua ada nama dan padu padannya. Nah. Dari hasil googling ketauan kalau aksesoris yang di bagian dahi itu namanya patam dhoe. Dia itu berbentuk ukiran kaligarfi dan suluran dari emas dan permata. Tapi Aku kayaknya ngak ada patam dhoe ini. Diganti dengan bunga melati.

Terus ada tusuk sanggul (cekam ok) dan mainan berbentuk rumbai tumbai (ayeum gumbak). Nah, untuk yang ini aku ada malahan ada tambahan yaitu untaian bunga melati.

Itu diaaaaaa nama riasan kepala yang namanya sederhana tapi jumlahnya banyak dan suksek bikin aku harus tegakin kepala setegak mungkin. Bedanya waktu aku kemarin ada di pakein mawah dan mahkota gitu. Mungkin disitu bedanya dan makanya di bilang modern untuk menggantikan kata modifikasi. Okelah.

Itu sunting yang syalal. Ada cekam ok, Ada ayeum gumbak tapi ngak ada patam dhoe yang diganti dengan bunga melati dan di tambah mahkota.  Sekalian aksesoris yang aduhai

Dari hasil googling juga akhirnya aku tau bahwa ngak cuma aksesoris kepala yang punya makna, sejarah dan padu padan. Tapi semua aksesoris yang dipakein itu memang udah ada dari zaman kerajaan aceh gitu.

Misal di bagian leher harus dipakein kalung euntuek ru yang terbuat dari buah eru terus ada hiasan berbentuk bulan sabit (keutab lhee lapeh). Waktu aku preh linto ada dipakein kalung kalung ginian.  semua!! Tapi bentuknya ngak gitu gitu juga.
Kalau di badan ada selempang berbahan perak atau emas yang menggantung di pundak saling menyilang yang dinamain simplah. Kalau aku sih ngak ada yang ini, justru di pakein kayak kain tenun aceh yang diselempangin aja. kebetulan warnanya juga gold.

Lengan kanan dan kiri atas di pakein gelang (ikai), bagian pergelangan tangan memakai gelang rantai (saweuk meurante) dan gelang pucuk rebung ( gleung pucok reubung). Jari manis memakai cincin pintu aceh (incin pinto aceh).  Waktu acara preh linto aksesoris ini lengkap dipakein. Justru waktu intat dara baro banyak yang di pangkas. But its oke.

Ada juga aksesoris yang di pegang ditangan yang keempat sisi sapu tangan warna kuning disangkutkan boh ru yang terbuat dari emas atau perak. Waktu acara preh linto aku ngak di pakein ini tapi di ganti dengan hand bouqet cantik. Aksesoris justru aku pakek di acara intat dara baro.

Bagian pergelangan kaki kiri dan kanan menggunakan gelang kaki (gleung gaki) yang berbentuk ukiran.

Nah itu dia, full kan. Aksesoris nya dari ujung rambut sampek ujung kaki demi jadi ratu sehari. Ditambah lagi dengan warna aksesoris yang kuning keemasan. Glowwwwing laaah. Sah jadi ratu sehari.

Kelihatan semua aksesoris kan. Mulai dari kepala himgga ke kaki. Full. Ngak asal pakek ternyata tapi ada namanya. Love it soo much
Ini waktu intat dara baro. Minimalis abis. Banyak aksesoris yang dipangkas. Ngak ada gelang di lengan kanan dan kiri (ikai) . Ngak ada simplah dan saweuk meurante. Akunya telat baca dan tau. Coba kalau udah tau pasti aku komeeeent yang rias. But its oke. Jadiin pengalaman buat yang mau nikah ntar. Mau full atau ngak terserah. Kalau aku maunyaaa ya yang mendekati sempurna. Moment sekali seumur hidup. Hihihi. Kapan lagi. 

Dari rencana mau kepoin sunting kepala eh malah dapat info full aksesoris. Karena menarik sih bagian yang gini gini. Namanya juga wanita.
Buat yang mau nikah jangan bayangin beratnya sunting dan aksesoris tadi. Karena semua akan sirna karena itu hari bahagia. Happy marriage dan semoga berkah. Amin.

Serba serbi Boh Gaca (3)

Itu inai aku yang pertama

Salah satu momen yang aku suka menjelang menikah adalah dipakaikan inai atau orang kami bilang boh gaca. Aku suka dipakaikan inai sejak kecil. Tapi seiring bertambah usia kebiasaan ini memudar.

Waktu aku kecil, inai yang sering aku pakai adalah inai daun atau “on gaca”atau daun pacar. Untuk menggunakannya daun ini harus di giling terlebih dahulu dengan batu giling. Baru di pakaikan di kuku tangan dan kaki lalu di bagian telapak tangan hingga ke pertengahan lengan bawah dan di sekitar kaki sendiri. And you must wait semalaman dan siap siap ngak nyenyak tidur karena tangan dan kaki di pakein plastik biar seprei mamak ngak kotor! Ngak cuma itu, hasilnya baru akan maksimal jika kita pakai 3 malam berturut. Tapi kualitas nya jangan ragukan. Jempolan. Inainya kalau di kuku bisa bertahan 2 bulan dan untuk di bagian kulit sekitar 3 mingguan. Puas. Yeah!

sekarang dunia perinaian ini sangat berkembang. Muncul inai instan yang ngak perlu di giling, banyak pilihan warna dan sekali pakai warnanya sudah amat memuaskan. Tapi sayangnya cepat pudar. Belum genap seminggu, ukirannya udah hilang. Apalagi kena sabun, wuih, sebentar aja.

Makanya waktu milih yang pasang henna aku cari orang yang punya inai daun. Setelah dua orang yang dikenalin saudara aku tolak karena mereka ngak punya inai daun, akhirnya aku ketemu sama yang punya apa yang aku mau. Dia yang punya inai daun dan kalau pun pakek inai instan aku mau yang agak tahan lama.

Begitu datang kami langsung diskusi. Setelah diskusi dikit akhirya aku mutusin ngak pakek inai daun karena waktunya udah mepet. 12 jam lagi mau acara. Kan ngak lucu di malam h-1 aku ngak bisa bobok tenang karena kaki dan tangan penuh dengan balutan daun pacar. Yeah, maybe next time. Waktu usia pernikahan 25.

Oh ya,bagi  sebagian besar orang aceh,boh gaca ini sakral. Jadi, si dara baro akan di “peusijuk”.  Seperti di berikan doa yang penuh kebaikan dan kelancaran baru setelah itu inai di pakaikan. Bahkan ada nama malamnya yaitu malam “boh gaca”. Dari beberapa sumber disebutkan bagi orang aceh,memakaikan inai ini ke dara baro adalah usaha membuat si dara baro menjadi semakin cantik. Karena  istri itu dilambangkan sebagai obat pelipur lara sekaligus sebagai perhiasan rumah tangga.

Di beberapa daerah lain di sumatra acara boh gaca ini  juga punya ritual masing masing dan makna tersendiri juga. Ada yang berarti inai itu ungkapan kasih sayang, wujud doa jauhkan dari marabahaya, sudah menikah, mengusir setan, dll.

Tapi setelah berdiskusi dengan keluarga, untuk acara pernikahan aku adat malam boh gaca ditiadakan. Jadi inainya di pakai seperti biasa tanpa adat tapi tetap didoakan.

Nah,waktu di pakaikan inai ini mungkin karena aku kasih motif yang agak susah jadi lamaaaaaaaaa selesainya. Mulai jam 3 sore dan jam 8 malam baru selesai. Memangsih kepotong sama waktu untuk aku salat ashar dan magrib. Tapi tetap aja lama. Dan itu melelahkan! Jadi dara baro itu kalau bisa h-1 jangan kelelahan. Tapi ini nyita waktu nya full. But its okelah. Pengalaman.

Jadi saran dari aku buat yang  mau nikah dan memang mau pakai inai jangan sampek lakuin kesalahan yang sama kayak aku. Maka sebelum terlambat pilihlah warna sesuai, pilihlah jenis inai yang diingikan, pilihlah motif sesuai selera dan pilihlah orang yang benar benar lihai memakaikan inai di tangan kita. Because time untuk dara baro itu artinya beauty. Hihihi. Dan kalau keluarga memang punya keluagan wakt, energi dan biaya lakuin aja adat malam boh gaca. Biar adatnya ngak hilang.

Happy merriage!!!

Dan alhamdulillahnya waktu intat dara baro, yang pakein inai ke aku itu amazing tinggat dewa. Cepat, rapih dan inainya bagus. Cuma 2 jam dengan motif ribet menurut aku. Full tangan dan kaki. Yeaaaaah. Akhirnya impian berinai terpenuhi dengan baik. Alhamdulillah. Thank youuuu.

Selamat berinai.

Ini beberapa contoh inai yang pakein aku inai waktu intat dara baro. Nama ig nya @nurul_henna_aceh

Ini hasil henna nurul, aku yang pojok paling bawah. Cuma dua jam.
Ini henna yang lagi tren. Kata nurul kalau inai ini hilang dalam 6 jam. Jadi buat yang ngak gitu suka sama inai atau risih saat jalan dilihatin orang orang karena kelihatan dara baro, bisa pilih henna jenis ini