Persiapan pernikahan (1)

Menikah itu sunah. Menikah itu juga ibadah! Maka bagi yang sanggup menikahlah.

Nah, kalau sudah mantap memutuskan tanggal pernikahan dan pestanya. maka segera lakukan persiapan untuk menghadapi hari sakral itu.

Persiapannya gampang kok. Apalagi dengan era internet gini. Kita bisa cari referensi dari rumah aja. Paling mudah kalau menurut aku dari instagram.

Nah, yang benar benar perlu kita lakukan adalah :

1. Mencari tema. Apakah mau yang tradisional, modern, penuh bunga, royal gold. Terserah. Intinya tema akan mengarahkan apapun yang nantinya akan kita persiapkan.

2. Mengurus KUA. Lakukan segera. Karena itu yang paling penting!

3. Tempat pernikahan dan pesta. Mau di rumah, mesjid atau di kantor KUA untuk menikah. Aku memilih di mesjid karena aura sakralnya lebih berasa. Apalagi untuk moment yang insyaallah hanya sekali seumur hidup, aku mau dilaksanakan di mesjid.

Untuk acara pestanya tentukan mau dirumah atau di gedung. Kalau ngak mau repot dan tamu banyak maka pilih di gedung. Tapi kalau tamu sedikit, ya di rumah aja. Berbaik baiklah dengan tetangga! Karena lahan rumah mereka pasti akan termakan.

4. Make Up. Untuk masalah ini, jangan ngasal karena bakalan nyesaaaal. Pilihnya para perias yang memang kita sukai. Jadi perhatikan bagaimana mata, bentuk hidung, pipi, bibir, aksesoris kepala, dan baju, tahan atau ngak makeup dari perias yang masuk ke list kita. Kalau ada perias yang memenuhi kriteria bagus untuk semua aspek diatas, jangan sia siakan. Booking segera. Menunda nunda memilih perias bisa berbahaya. Karena kita harus merasa benar benar cantik di hari H.  Jangan salah pilih.

5. Pelaminan dan tenda. Ini tergantung mau acara di mana dan tema gemana. Sesuai selera.

6. Baju nikah dan pesta. Kalau mau jahit maka jahitlah 3 bulan sebelum. Kalau mau sewa, segera cari. Sebulan sebelum kalau bisa atau jauh hari lagi. Jangan sibuk menjelang hari H.

7. Undangan dan sebarkan. Perkirakan jumlah relasi keluarga. Saudara kita, tetangga, teman kita, ortu, dll. Untuk seumuran sih ngak masalah dengan digital invitation, tapi untuk yang lebih tua, utamakan undangan. Dan kadang kita ngak punya banyak waktu untuk face to face maka untuk mewakili kita cetaklah undangan. Kalau berdasarkan hemat aku sih. Sepertiga dari jumlah tamu yang kita perkirakana hadir. Sebaiknya cetak 2 bulan sebelum, (buatlah denah semudah mungkin).

selanjutnya sebarkan! Jangan segan minta bantuan orang lain untuk menyebarkan undangan. Apalagi biasanya undangan ngak di bagi terlalu cepat karena takut tamunya lupa. Jadi makin dekat hari H, makin banyak yang lupa, makanya minta tolong orang lain untuk menyebarkannya. Sebarkan undangan minilal H-10.

8, Katering. Pilih menu sesuai selera orang sekitar. Kasian kan makanan bersisa hanya karena tidak sesuai selera.

9. Baju seragam. Jangan abaikan hal ini.

10. Fotografer terbaik. Hihihihi. Sekarang mudah. Bisa cari referensi di mana mana. Make a story and keep the memories. Ini urusan fotografer.

11. Cat rumah, pagar dan perlengkapan kamar. Cari sebulan sebelum itu.

12. Pasang inai. Seminggu sebelum hari H bisa cari orangnya. Karena inai biasa di pakaikan sehari sebelum acara.

13. Perawatan pengantin. Lakukan sesuai kantong. Kalau memang ada yang nemenin kemana mana, Bagusnya yang sesi terakhir dilakukan di H-1, karena  efeknya masih berasa hingga malam pertama tiba, hahahahahaha..

Nah, itu aja. Selain baju nikah. Semua insyaallah selesai dalam waktu 45 hari kalau kita siapinnya sendirian. Tapi kalau banyak bantuan dari mana mana, sebulan juga selesai. Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Segera menikah ya! 10 oktober 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s