mencuri pagi

“nyan singoh bek mayeum”, kata ayah.

Aku mengangguk. Melanjutkan menonton tv. Itu adalah kata kata yang selalu ayah ucapkan sebelum berangkat tidur, jika esoknya aku punya janji dengannya. Janji untuk ikut ayah pergi kerja.

Rumah ku letaknya di loksukon, aceh utara. Kota kecil yang sederhana dan karena kesederhanaan itu, ada beberapa hal yang tidak ada disana. Jadi, Mau tidak mau untuk memenuhi hal yang tidak ada itu, terkadang aku harus ke loksemawe yang jaraknya sekitar 45 menit dari rumah. Kebetulan ayah bekerja disana. Oleh karenanya, jika ingin ke loksemawe aku sering ikut ayah pergi kerja.

Ayah adalah laki laki yang disiplin dan giat dalam urusan pekerjaan. Jarang sekali beliau terlambat ke kantor. Biasanya setelah subuh ayah tidak tidur lagi. beliau akan Duduk cantik di depan tv, menonton berita. Saat matahari mulai muncul, beliau akan keluar. “mencukeh cukeh” sedikit kebun kesayangannya sebentar kemudian masuk dan mandi. Pukul 7 teng, beliau sudah selesai dan siap berangkat ke kantor.

Selalu begitu. 5 hari dalam seminggu. Karena disiplin itulah, jika aku berjanji akan ikut ayah besok ke kantor, pesan beliau cuma satu “bek mayeum mayeum, ayah telat euntek”. beliau tau betul perangai anak gadisnya. Hihihi.

Pagi tiba. Ah! Aku ketiduran lagi setelah subuh. Begitu sadar, aku langsung bangkit dan mandi. Tak tampak dimana ayah. Begitu aku selesai mandi, ternyata ayah sudah siaga di depan pagar. “bek mayeum nong”. Katanya.

“keun kaleuh ayah peugah malam”,

“oke. Siat”. Jawab ku. Yah, aku kalah dengan langkah ayah masalah pergi pagi pagi begini. Akhirnya aku mengenakan baju seadanya, memakai jelbab asal saja, menarik tas dan segera keluar. Nanti kita rapikan.

Sebenarnya ini bukan kali pertama kami berjanji dan bukan kali pertama aku begini. Ini adalah kejadian yang kesekian kali. Hihihi. Pernah aku mau ikut ayah, parahnya saat aku baru bangun dari tidur kedua, ayah sudah stand by di pagar. Jadi, mau tidak mau aku pergi taanpa mandi. Mandinya di rumah abang aja. Atau ya begini, ikut ayah tapi masih belum rapi. Gemana mau rapi, baru selesai kita mandi ayah sudah stand by di pagar. “bek mayeum nong, ayah telat”. sehebat apapun aku berakrobat, tetap saja tidak mampu melangkahi cepatnya gerakan beliau. Huft.

Sebenarnya masalahnya satu, aku susah tidak tidur setelah subuh, beda dengan ayah. Beliau bisa “ON” setelah subuh. Hingga suatu hari aku bertanya pada ayah.

“Yah, ayah kok sanggup bangun pagi cepat. Adek selalu kalah sama ayah kalau pergi pagi pagi?” kataku.

“ooh. coba lihat. Ayah tidur cepat. Jam 9 teng ayah udah mulai tidur. Jadi waktu tidurnya cukup. Besok pagi ayah bangun dengan segar dan ngantuk lagi habis subuh. Ini adek, jam 12 belom tidur. Mana ada cerita. Ayah udah mandi, adek meuteng lam tika eh. Nyan gohlom ka cen cen kenoe keudeh”, jawabnya. Aku terdiam sesaat. Yes, siapa yang paling tau tentang kita? Jawabannya adalah orang tua.

Hihihihihi. “udah terbiasa pas kuliah ya”, jawabku.

“apa cerita juga”, jawab ayah. “tidur cepat, bangun cepat! Banyak hal yang bisa yang kita lakukan dengan bangun pagi cepat”, jelasnya lagi.

Aku mengangguk pelan. Insyaallah besok akan coba tidur cepat. Tapi apa daya, anak muda tetap anak muda. Expectasi sering tidak sesuai dengan kenyataan.

Pernah beberapa kali bisa menerapkan nasehat ayah. Dan hasilnya luar biasaaa bisa “mencuri hari”. Tidur cepat dan bangun cepat. Akrobat sedikit, banyak hal selesai di kerjakan. Begitu lihat jam? Wow! Masih sepagi ini dan masih ada cerita “sekarang mau ngapain lagi?”.

Tapi sayang, cuma sesekali. Padahal kalau bisa dilakukan setiap hari, sempurna aku bisa mencuri hari! Oh, pagi ku. ayah!!!!!i miss u. Banda aceh 12 november 2015.

Laki laki pertama yang selalu memastikan
Laki laki pertama yang selalu memastikan tidak ada yang menyakiti anak perempuannya
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s