jak u blang

Persawahan di aceh pasti udah jadi pemandangan umum dimana mana. Rasanya ngak ada daerah di aceh yang ngak punya area persawahan. Pasti ada. Kita bisa lihat di sepanjan jalan medan banda aceh aja hampir 1/3nya adalah area penanam padi. Itu masih di jalannya belum lagi masuk ke daerah perkampungannya. Luar biasa hamparan hijau itu membentang.

Dan area persawahan ini tidak akan hilang dari pandangan. Berganti musim dari musim tanam hingga musim panen, berubah warna dari hijau hingga kuning keperakan. Walau kata mamak “adek tau orang apa yang paling capek kerjanya?”, aku menggelang. “yang tanam padi disawah”, jawabnya. “saat menanam padi, apalagi waktu matahari naik dan kehausan. Mau minum air di kaki, rupanya lumpur. Mau lihat keatas biar ngak pegal udah matahari terik”. Sambungnya.

Tapi kenapa dia selalu kembali menghijau di setiap musim hujan? Karena sebagian mata pencaharian orang aceh adalah bertani. Dan di mataku ada banyak harapan yang terpupuk sabar disetiap proses “jak u blang itu”. Maka jadilah, aceh akan terus hijau.

Awalnya pemandangan hijau akan tampak dimana mana, lalu sedikit demi sedikit padi tumbuh, dan hijaunya akan “kebangetan”. berlahan bulir buahnya akan tumbuh. Lalu padi itu akan berubah warna menjadi kuning keperakan, yang ketika terkena sinar matahari dia akan berkilau. Ah! Selalu suka pemandangan di setiap prosesnya. Selalu. Selain suka memandang langit, aku juga suka memandang hamparan ini.

Ah, saat padi mulai menguning seperti ini, persawahan akan mulai rame. Rame dengan apa? Rame dengan orang orangan sawah. Semarak! Apalagi daerah persawahan di kandang lhoksemawe. Penuh. Penuh dengan orang orangan sawah aneka bentuk, temali warna warni, di campur kuningnya padi dan sesekali ada kawanan bangau usil. Ah, luar biasa. Semarak!

Di daerah persawahan sekitar lampuuk juga gak jauh beda. Coba perhatikan. Kalau biasanya sawah di aceh besar dibiarkan menguning sendiri dengan orang orangan sawah seadanya, maka di daerah ini sedikit berbeda. Orang orang sawahnya meruah, tali temali bergantungan, potongan plastik warna warni akan wara wiri. Mungkin burung pipitnya terlalu banyak makanya sawahnya di dandan heboh. Tapi justru itu yang buat area ini semakin semarak saat musim menjelang panen.

Bisa di bayangkan kalau daerah persawahan di sepanjang jalan medan banda aceh khususnya di daerah indrapuri yang berlanjut hingga ke sibreh itu juga sesemarak ini. Akan sangat luar biasa pemandangan musim padi di aceh. Akan double indahnya. Semakin betah tinggal disini.

Sebentar lagi akan panen ya? Semoga hasil panennya berlimpah dan selalu ada berkah di setiap bulirnya. Dan semoga kita bisa swasembada beras karena lahan persawahan kita luar biasa luasnya. Dan semoga bisa terus semarak di musim panenya.

“jak hai ta jak, ta jak tob pade”

“pade meu riri meu gunca gunca”……

Banda aceh 19 agustus 2015.

PhotoGrid_1439985853609
Persawahan di aceh timur
PhotoGrid_1439985726080
Persawahan di selimum
IMG_20150816_200439
Persawahan di daerah lampuuk yang semarak. Ngak kebayang kalau di aceh besar dari indrapuri sampek ke simbreh kalau musim mau panen persawahannya sesemarak ini. Luar biasa pasti!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s