oh, bimsik

Setelah lari buk icha!
Setelah lari buk icha!

Matahari sudah mulai naik. Tampak dari cahaya hangat yang masuk dari balik gorden jendela. Tenyata hari sudah benar benar pagi.

“mutia dan maya di panggil kakak cuci”, terdengar suara nita dari luar. Kami langsung bangun. Mencuci muka dan menyikat gigi. Bersigap mengganti pakaian dengan jaket, rok dan jelbab kurung lalu mengambil sekantong baju kotor dan keluar barak. Tujuan kami adalah mading. Tepat di depan musala. Disanalah kakak cuci tersayang sedang menunggu.

“kak, ini baju kotornya”, kataku.

“ini kain bersih ya dek”, kata kakak cuci kami. Serah terima itu selesai. Si kakak pulang dan kami kembali kebarak. Membawa sekantung plastik baju bersih yang sebagian besar isinya adalah seragam sekolah. Semua baju diletakkan di lemari. Setelah itu saat nya makan.

“Makan yok”, ajakku pada anak kamar. Fikri, maya dan uja.

“yok”. Dan kami berjalan santai menuju ruang makan. Pelan pelan saja sambil menikmati matahari pagi di balik pegunungan. Di luar kakak cuci lain masih ada yang tersisa. Mungkin si empunya baju masih tidur di barak

Sampai di ruang makan, kami langsung makan. Menunya memang tidak semenarik biasanya, tapi boleh lah. Sepiring nasi, telor dadar, sambal, kerupuk dan segelas teh hangat. Sarapan pagi sederhana dan ditemani acara kartun di TV yang buram buram gemana gitu.

Setelah makan, kami kembali ke barak. Gaya bebas di mulai. Sebagian anak barak sudah cantik dan wangi. Mereka mau pulang ke rumah hari ini dan sebagian lagi sudah siap untuk keliling banda aceh. Sebagian lainnya masih bersih bersih kamar atau sedang “mencuci under wear” di kamar mandi. Kami? Aku biasanya bertandang ke kamar 9, fikri bergegas mandi, uja juga bersiap siap. Maya? Keluar atau pun tidak dia tetap mandi pagi. Always on the right side,

Kadang kadang “kepada seluruh siswa siswi XI IPA 3 di harapkan segera ke ruang makan untuk piket”. Terdengar suara pengumuman dari musalla. Yah. Kami bergerak malas. Kembali ke ruang makan untuk piket bulanan. Membersihkan ruang makan. Langsung menyapu dan mengelap meja. Sebentar saja urusan ini selesai.

Jadi, piket besar di hari minggu ada beberapa. Bisa piket ruang makan, barak, bak cuci, rumah pengawas asrama, dll. Piketnya diatur perkelas. Kalau minggu ini yang piket ruang makan ipa 3, bak cuci ipa1, barak ipa 2, minggu besok jadwal itu berputar juga dengan adik adik kelas. Begitu seterusnya.

Setelah urusan ini selesai, kami baru boleh keluar dari asrama dan saatnya jalan jalan. Dengan gaya khas. “tas ransel” dan “kaos kaki warna warni”. Itu pasti anak mosa.

Itulah minggu pagi kami. Hari dimana sekali dalam seminggu kami bisa tidur lagi setelah salat subuh. Bangun saat di panggil “kakak cuci datang”. Bisa keruang makan, tanpa harus menunggu lonceng dan tidak harus berbaris dan bersama. Boleh sendiri sendiri. Bisa sarapan santai sambil menonton tv karena tidak sekolah hari ini. Setelahnya jika piket, sebentar urusan ini selesai. Selebihnya? Hari ini milikmu kawan.

Hingga tiba tiba, ide itu muncul lagi. Tidak tau siapa pencetus nya. Yang pasti sejak ide itu muncul, tidak ada lagi minggu pagi seperti biasa.

Setelah salat subuh, kami harus bergegas ganti pakaian dengan pakaian olah raga. Baju kaos, celana training dan sepatu olah raga. Lalu bergegas ke lapangan sepak bola pagi buta. Matahari bahkan belum benar benar muncul. Hawa diluar juga masih dingin.

Kami berbaris sesuai kelas. Di absen. Lalu pemanasan sesaat di tempat atau kadang kadang latihan PBB sesaat. Selebihnya, lari pagi! Inilah bimsik. Bimbingan fisik minggu pagi dengan buk icha sebagai pemimpinnya. Minggu pagi yang tenang itu hilang.

Kami bisa diajak berlari keliling mosa. Bukan 30 orang tapi 270 orang. Satu sekolah. Kelas satu hingga kelas tiga. Menegelilingi mosa bisa 1 atau 3 putaran. Atau saat bosan berlari di mosa, kami diajak berlari ke blang bintang. Tidak sampai kesana sih, sampai ke bundaran setengahnya. Yang kalau lurus belok kanan, katanya jumpa lanud. Jauh? Lumayan. Aku pernah kesana jalan kaki, dan menyerah saat pulang. Terpaksa naik labi labi.

Perginya saat matahari masih sejengkal kaki dan pulang ketika matahari sudah sepundak. Hahaha. Begitulah kira kira. Untungnya suasa disekeliling mendukung. Masih banyak hamparan sawah, barisan pegunungan, pohon besar dan sesekali rumah penduduk. Hawa disana juga dingin tanpa polusi udara. Pas lah untuk di bawa lari pagi berjamaah begini.

Pernah disuatu Minggu pagi kami di pimpin buk icha untuk razia “tempat jemur baju”. Waktu itu sedang ada pembersihan besar besaran di sekolah. Sehari sebelumnnya barak laki laki dijarah. Setiap piring kotor di kumpulkan dan setiap pakain yang berserakan disatukan. Hasilnya? Luar biasa. Berlusin lusin piring kotor di dapat dan berember ember pakaian ditemukan. Kakak dapur sampai berkomentar “ternyata ini penyebab piring di dapur sering kurang”.

Di barak cewek juga tidak jauh berbeda. Tapi tidak ada piring kotor! Hanya banyak pakaian kotor saja. Nah, tidak cukup sehari, expansi mendadak ini dilanjutkan hingga ke minggu pagi. Jadi setelah bimsik, kami dikerahkan untuk mengutip “pakaian” yang berserakan di tempat jemuran. Hasilnya? Lumayan. Lumayan banyak dan lumayan beraneka ragam.

Kami bahkan pernah di ayomi oleh bapak bapak dari lanud di minggu pagi saat kegiatan bimsik ini. Di bawa berlari, PBB dan kalau tidak salah ingat pernah di bimbing untuk anti narkoba. Yeah, minggu pagi tenang di gantikan dengan minggu pagi berkeringat.

Pukul sembilan teng, bimsik baru selesai. Kami makan harus berbaris (lagi). Setelah makan, minggu kami baru kembali. Berjumpa kakak cuci dan piket jika ada lalu bersiap mandi untuk jalan jalan.

Yah begitulah minggu pagi kami, minggu tenang yang seketika berubah menjadi minggu berkeringat dan sehat. Benar benar sehat! Tidak hanya itu pagi kami juga kreative. Oh bimsik, i lop u full. 16 mei 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s