mini backpaker

“hari ini jaga dimana mut?”tanya leli padaku. Kami bertukar jaga di bajong gede. Kawasan bogor utara. Dekat perbatasan bogor -jakarta.

“aku mau ke galaxy lik”, jawab ku. Setelah berbicara beberapa menit kami pun berpamitan. Selalu begitu. Disatu kota tapi bertemu jika berjodoh saja saling tukar jaga. beginilah hidup kami disini, dari satu klinik ke klinik lainnya. Malah lebih mirip mengarungi peta.

Aku bergerak bergegas menuju klinik galaxy. Jam di tangan sudah menunjukkan pukul 5 sore. Klinik ini berada di daerah tajur bogor timur. Pusat tas terkenal di bogor. Perjalanan ku lumayan panjang. Dari klinik ke stasiun bojong gede lalu naik KRL sekitar 10 menit ke bogor lalu harus naik 2 kali angkutan kota baru sampai galaxy. Butuh waktu sekitar 1 jam. Jelaslah dari utara aku bergerak ke timur.

Lurus saja dari jalan galaxy ini maka kita akan sampai ke puncak. Jadi, daerah galaxy ini sudah berhawa hawa sedikit dinginlah. Oleh karenanya hal yang paling aku ingat dari klinik ini selain tas adalah “airnya” yang luar biasa dingin. Dinginnya sampai ke tulang bahkan pukul 3 siang. Jangan banyangkan tidur disana! Aku butuh kaos kaki.

Setelah jaga disana tujuan ku selanjutnya adalah klinik pancasan. Letaknya di bogor barat. Butuh tiga kali naik angkutan umum dan waktu sekitar 1 jam juga untuk urusan ini. Sekali lagi aku berpindah dari timur ke barat. Yang aku senang dari klinik ini adalah penduduk disana yang ramah ramah. “teh, mau kemana teh”. Hahahahahaha.

Next, setelah jaga 3×24 jam di klinik pancasanm klinik selanjutnya ada bangbarung. Alamatnya sih di bogor utara. Tapi kalau menurut petaku, daerah bangbarung ini adalah pusatnya bogor. Hahahaha. Karena dekat dengan kebun raya bogor. Kebun raya itu seperti sentral perputaran arus di bogor. Kemana mana kalau naik angkutan umum, pasti kita mengitarinya. Nahm di sepanjang jalan klinik bangbarung ini bnyak jajanan yang menggiurkan. Kesukaan sinta amelia daging bebek sesepan dan jajanan top markotop disini sesudah aku makan adalah “sop durian”. Dijamin tidak mengecewakan.

Destination jaga terjauh selanjutnya adalah sentul. Daerah kecil tersibuk setelah citayam menurutku. Karena banyak pusat hiburan disana. Ada sirkuit sentul, jungle land, floating market, dll. Untuk sampai kesana dari bangbarung butuh waktu sekitar 1 jam juga. Hahahaha. Kalau di peta, letak sentul ini sudah dekat dengan batas bogor bagian selatan. Aku senang jaga disana karena fm nya yang luar biasa. Mereka hobi nonton korea dan jago masak. Yuli, rina dan elin. Perpaduan yang sempurna.

Jadi, tidak salah kalau aku sebut perjalanan hidup selama disini mirip seperti orang yang mengarungi peta. Karena kami bergerak dari utara ke timur, timur ke barat, barat ke pusat, pusat ke selatan. Lengkap. 4 arah mata angin. Hahahaha. Dan selama perjalanan keliling peta ini aku selalu ditemani ransel cantik pink. Berisi beberapa baju, alat tempur dan kain batik kesayangan. Mirip backpaker. Mini backpaker. Awalnya berniat keliling jawa sebagai backpaker tapi keinginan itu ditunda oleh Allah. Dan diberi kesempatan mencicipi bagaimana rasanya menjadi backpaker mini di bogor. Rasanya? Luar biasa.

Memang tidak menerjang angin malam, tidur di jalan atau menjadi pengamen jalanan seperti cerita andrea hirata dalam edensor, tapi setidaknya beginilah kemana mana dengan ransel besar. Bergerak dari satu tempat ketempat lain.

Sambil menyelam minum air. Sudah sampai di bogor alhamdulillah sudah keliling bogor. Lengkap ke 4 penjurunya. Dan seperti melihat perspektif gambar pak martian dulu yang dari depan hingga ke ujung semakin kecil, begitu juga gambaran kota ini. Makin ke ujung kotanya semakin kecil, semakin berantakan dan semakin “bising”.

Jadi, sepanjang jalur utara dan selatan akan tampak makin kesana jalan semakin sempit dan kejam. Kejam karena badan jalan pejalanan kaki hanya 5 cm. Jadi kalau jalan kaki disini harus hati hati. Bisa bisa jarak kita dengan angkot di jalan hanya 1 cm. Goyang sedikit, blusss! Tersenggol kendaraan. Bangunan pun berubah, dari bangunan besar hingga ruko kecil berukuran 3x4cm dengan beragam aktivitas. Disamping warung padang ada bengkel, terus jual hand phone, penjahit, penjual kue, loudry, peternak burung, dll. Kesannya malah jadi kumuh. dan jika malam minggu dua daerah ini sukses membuat telinga pecah. Bisingnya luar biasa! Penduduk di sana juga orang biasa yang kebanyakan bekerja di pabrik atau berdagang.

Kalau daerah barat, makin kesana makin dingin karena dengan pegunungan. Jalan semakin menanjak. Aku pernah kesasar hinga ke cipaku. Jauh sekali ke pedalaman. Dari rumah yang rapat rapat hinggan satu satu jaraknya. Disini lebih manusiawi kondisi tempatnya. Boleh di bilang desa lah.

Kalau di daerah timur yang lurus terus ketemu puncak masih daerah perkotaan. Tapi aku yakin jika kita lurus kesana, kita akan melihat “kota gambar”. seperti tempat biasa. Ada banyak toko kecil. Tapi bedanya adalah ada l toko pulsa tapi yang jualan tidak ada, ada gerobak bakso lengkap yang jualan ngak ada. Ada toko handp phone terbuka, yang jualan ngak ada. Terus begitu. Terbayang bagaimana? Kota itu seperti gambar saja. Ada tapi tidak bergerak. Menyeram kan sekali.

Jika di kotanya? Yeeee! Aku suka. Sejuk sejuk sejuk. Pohon besar dimana mana. Walau kadang kadang macet dan aku sering kehujanan disana, tapi boleh lah.

Yah, begitulah perjalanan mengarungi kota bogor. Menjadi backpaker. Dan satu hal yang aku pelajari dalam perjalanan dari bangbarung ke bojong gede saat melihat begitu drastisnya perubahan gaya hidup dan lingkungan disekitar adalah ” syukuri apapun yang kita miliki. Jangan terus memandang langit untuk urusan dunia karena sesekali saat kita melihat ke bawah, ternyata betapa beruntungnya kita”. Ya, allah terima kasih. 2/5/15

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s