out bond versi kami, yes! part 1

Out bond santai setahun lalu, dokumentasi 8 tahun lalu entah dimana
Out bond santai setahun lalu, dokumentasi 8 tahun lalu entah dimana

Tanggal 27 mei. Begitulah yang tertulis di buku diary ku. Apa istimewanya dari tanggal ini? Ternyata tanggal segini 8 tahun lalu, kami si anak anak cot geundret di ajak out bond oleh alumni.

Pagi sekali setelah makan pagi kami dikumpulkan di lapangan basket. Beberapa kakak dan abang sudah berdiri di depan kami. Mereka memperkenalkan diri masing masing lalu menjelaskan tata cara out bond hari ini. Tempat acara ini tidak jauh jauh kok, karena halaman sekolah kami jauh dari cukup untuk menjadi tempat out bound dadakan seperti hari ini.

Jadi, ada sekitar 6 pos yang akan kami lalui hari ini. Yang masing masing post punya tantangana sendiri. Oleh karenanya Kami di bagi menjadi beberapa kelompok kecil. Hari itu aku satu grup dengan maya, nona, riska, yuni, nita, rini, momo, merem, meli, nyanyak dan leli. Dan ketua kami adalah riska wardaniyati. Kecil kecil cabe rawit. Siapa yang menyelesaikan semua post terlebih dahulu, dia yang menang.

Awalnya kami harus membuat yel yel. Yel yel ini harus kami nyanyikan di setiap masuk post baru. Yel yel kami “leng, geleng, geleng geleng geleng, yok ayok ayok ikot out bond!”hahahahahaha.

Post pertama kami letaknya di belakang ruang makan. Kami memutar kepala agar sampai kesana lebih dahulu.

“yaudah kita ke belakang dapor, kalau bisa kita panjat pagar aja. Aku sering dengar anak cowok manjat pagar belakang”, ide seorang teman. Kami mengekor saja. Tapi apa daya, sesampai disana kami berhadapan dengan tembok setinggi kurang lebih 2 meter dengan kawat berduri di atasnya.

“mustahil kita bisa manjat”, kata yang lain. Lalu kami memutar kepala. “coba lewat balam”, ada yang menyarankan. Balam adalah kawasan terlarang. Itu asrama laki laki. Tapi hari ini semua ikut out bond jadi pastinya asrama kosong. Kami masuk kesana dengan harapan tembok di belakang balam lebih pendek dan bisa di panjat. Dan sekali lagi kami kecewa. Temboknya sama, sama sama tinggi dan berkawat. Tidak patah arang kami tetap menyusuri tembok asrama, mencari jalan agar sampai ke luar sana. Kami lupa kalau asrama kami punya pintu gerbang, bukan tembok yang harus di panjat. Kalap. Hingga akhirnya kami tepat di depan aula. Disana ada tambok yang lumayan pendek dan kakak cuci sering muncul tiba tiba dari atas sana.

“kita naik dari sini aja”, kata seorang teman.

“kami semua sepakat”.

“naik yang takut dulu ya”, kata pemimpin kami

Setelah akau cermati, sepertinya aku berani. Jadi aku mundur dan mempersilahkan teman yang lain duluan. Saat maya, yuni, lely dan nyanyak naik, aku melihat dengan jelas kaki mereka gemetaran. Tapi hebatnya mereka tidak gentar. Terus saja naik.

“ihhhh, aku takut kali”, kata maya setelah berhasil melewati pagar.

“Tapi alhamdulillah may, qe bisa”,jawabku. Kami tersenyum bersama dan melanjutkan perjalanan kami. Alhamdulillah kami sudah keluar asrama dan segera menuju ke belakang ruang makan. Disana sudah ada kelompok lain.

Di pos ini kami disuruh untuk memilih ketua dan menjaga ekor ketua. Di post ini sejujurnya aku lupa detailnya. Tapi intinya kita sebagai yang dipimpin harus menjaga ekor pemimpin dan pemimpin juga harus jaga yang di pimpin. lanjut ke post selanjutnya.

Sekali lagi kami gabuk memcari post selanjutnya. Putar putar sawah hingga dikejar anjing. Berjalan hingga ketemu jalan raya. “kok jauh kali, ngak salah jalan ini?”tanya ku. “yaudah kita jalan aja dulu” jawab yang lain. alhamdulillah tidak jauh dari jalan tadi kami ketemu post selanjutnya. Nama postnya tatanic! Hahahaha.

Kami di berikan selembar goni. Lalu goninya dilipat dan kami naik diatasnya, dilipat lagi dan kami naik keatasnya lagi hingga lipatan terkecil dan kami harus tetap bisa “on” disana. Hahahahahaha. Geli saja.

“sini, sini. Ini masih muat. Satu kaki aja. Gendong gendong”, dan komentar lain. Yang pasti kami berusaha agar goni itu bisa dilipat sekecil mungkin dan kami tetap bisa disana semua. Akhirnya goni itu bisa kami lipat hingga 1/4nya. Alhamdulillah. Setelah selesai, kakak kakak menjelaskan bahwa tujuan post ini adalah “kalian harus kompak, menjaga teman dan pintar pintar mengatur stategi”. “oke oke oke kak”.

Lanjut ke post selanjutnya. Kesasar kah kami? Alhamdulillah tidak. Karena letak post ini di belakang parkiran yang sudah kami lewati tadi. Disana kakak kakak sudah menunggu kami. Dan di post ini kami di berikan kertas.

“kalian harus pecahin maksud dari kertas kerta itu ya”, kata kak iin. Kak iin leting 10 sedangkan kami leting 12.

Kertas yang diberikan lebih banyak warna hitamnya. Kami gabuk. “apa ini e, apa ini e”. Hingga akhirnya alhamdulillah setelah diskusi kami tau. Sekali lagi setelah tantangan post ini selesai, kakak kakak menjelaskan bahwa maksud post ini adalah “jangan menilai orang hanya dari luarnya saja, atau hanya dari keburukannya. Sama seperti kertas tadi. Jangan fokus dengan hitam yang terlihat karena maksudnya bukan disana”. Okeoke kakak!

Matahari mulai naik. Sedang panas panasnya dan kami semakin memanas. Semakin semangat. Leng geleng geleng geleng geleng, yok ayok ayok ikot out bond. Yes kami sudah di pos selanjutnya. Disana kami bertemu dengan grup hutan rimba. Anggotanya terdiri dari ilham, aan,iklas, isfan cs. Tugas kami di post ini adalah membawa balon. Bagaimana cara nya? Hahaha. Dengan berbaris! Jadi kami di aba aba untuk berbaris. Nah di antara satu orang dan orang lainnya letakkan sebuah balon. Begitu dari depan hingga kebelakang. Lalu setelah pluit berbunyi, kami harus berjalan bersama, beriringan hingga garis finish. Tidak boleh ada balon yang lepas apalagi meledak. Tidak boleh! Hahahahahaha.

“kiri, kiri, kanan, kanan”, aba aba memimpin agar kami searah. Hahahaahahaha. Geli sekali. Dan priiiiiiiiit. Kami menang tanpa ada balon pecah hingga garis finish. Pesan dari permaianan ini adalah “biar lambat asal selamat, harus kompak dan jangan mau menang sendiri aja, kalau kalian egois pasti balonnya lepas dan ada yang meletus. Oke”.

“oke kakak!”.

To be continue……….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s