sabang tour part 2

Malam dari iboh
Malam dari iboh

Wow! Selamat pagi dari sabang.

Diluar hujan masih turun rintik rintik. Tapi, tidak menyulutkan semangat untuk bangun pagi hari ini. Karena agenda hari ini adalah snorkling di pulau rubiah. Jadi, selesai salat subuh kami tidak tidur lagi. Berbincang bincang sambil berharap hujan reda dan matahari bersinar terang. Pasti akan jauh lebih asyik snorkling dengan cuaca cerah dari pada mendung bukan?

Pukul 9.00 hujan mulai reda dan matahari alhamdulillah bersinar terang. Kami langsung ke pulau rubia setelah menyewa alat menyelam dan boat untuk menyeberang. Jarak pulau rubia dari iboh hanya sekitar 3 menit naik boat. Hahahahaha. Sebenarnya pulau rubiah dan pulau iboh ini punya sejarahnya. Konon katanya mereka adalah sepasang suami istri yang akhirnya berpisah dan berbagi kekuasaan. Iboh dan rubia.

Sampai di pulau rubiah kami langsung mencari tempat yang bagus untuk snorkling. Dan bang anggilah penunjuk jalan. “kita kesana aja,”, katanya sambil menunjuk tempat sebelah timur dari posisi kami saat ini. Kami mengekor saja. Ikut kemana di bawa bang anggi seperti anak bebek lengkap dengan jaket pelampung.

Diantara kami hanya bang anggi dan robi yang mampu berenang dan menyelam. Selebihnya? Tidak bisa. Makanya sebelum benar benar snorkling kami di latih dulu. Aku dan peie dilatih bang anggi, momo dan suji di latih robi. Kemana maya? Dia memilih duduk di tepi pantai, katanya “mau melihat lihat dulu”.

Kami langsung saja masuk ke laut. Aman. Ada pelampung. Jadi hanya diajari sebentar oleh bang anggi langsung bisa cus hingga ketengah lautan. Awalnya memang susah, membagi antara bernafas dengan hidung dan bernafas lewat mulut, tapi lama kelamaan terbiasa. Intinya fokus, nafas lewat hidung selebihnya gerakkan kaki dan tangan sesuai tujuan, insyallah aman.

Setelah terbiasa, kami berenang kegirangan di lautan. Subhanaallah. Pemandangan di bawah sana tidak dapat aku lukisankan dengan kata kata. Ada ribuan ikan, dengan berbagai ukuran, bentuk, dan warna. Indah sekali. Ketagihan! Begitu lelah kami naik ke atas, istirahat sesaat lalu kembali menyelam lagi. Ya allah, seperti akuarium besar. Air biru, ikan warna merah, kuning, hijau, biru, hitam, dll! Indah. Ya allah, kuasa MU. Dan semoga bisa melihat keindahan bawah laut yang lebih indah lagi. Aku ketagihan menyelam.

“udah yok, kita ajak si maya”, Kata bang anggi. “kasian dia disana sendiri”.

Iya, kami melupakan maya. “yok bang”, kataku. Kami pun keluar menuju tepi pantai. Disana maya sedang duduk cantik memandang laut.

“may, ngapain lihat lihat aja, masuk yok”, kata bang anggi.

“hahahaha, ngak berani maya bang”, jawabnya.

“ngak apa hay, sini abang ajarin. Si mutia dan peie udah bisa tu”, kata bang anggi menyakinkan.

“iya may, ngak apa. Aman, selama ada pelampung”, sambungku.

“iya may”, sambung peie.

Maya tak berkutik. Di iyakan ajakan bang anngi, dan mereka masuk ke pantai. Kami semua menepi sesaat. Hanya robi dan bang anggi yang turun.

Dari kejauhan kami melihat berkali kali bang anggi bilang “masukin aja kepala ke dalam may” dan berkali kali maya bilang ” ngak berani bang”. Beberapa menit mereka bergulat di tengah laut hingga akhirnya mereka kembali ketepian.

“maya ngak berani bang, nyerah”, katanya.

“hahahahaha, yaudah may”, kata bang anggi. Sepertinya bang anggi mulai lelah. Maya memang tidak suka main air. Maksudnya mandi di laut. Berkali kali kami kelaut, berkali kali aku mandi dan merayunya dengan semua bujuk rayu bahwa mandi di laut itu menyenangkan, berkali kali juga di jawab “ngak mut”.

“yaudah, lanjut kita ya”, kata bang anggi. “sekarang kita cari nemo”.

“iyes bang” jawab kami serentak.

“qe gemana may?” tanyaku.

“aku di pinggir pantai aja mut, lihat lihat kalian, lihat lihat laut, lihat langit. Pemandangan disini kan cantik”, jawabnya dengan senyum.

“yakin may? Rugi kali kemari ngak snorkling may”, kataku memanasi,

Dengan senyum pamungkasnya dia menjawab ” banyak cara menikmati hidup mut”.

Dan aku terdiam. Itu kata paling pamungkas. “banyak cara menikmati hidup dan kamu tidak perlu melakukan apa yang orang lain lakukan hanya untuk menikmati hidup yang kamu tidak inginkan. “oke may, lets go, kita ikot bang anggi, nanti foto aku sebijik ya”, kataku.

“alah qe, okokoke”. Jawabnya

Maya. Dia sangat tau apa yang dia mau, apa yang dia tidak mau. Dan paling mengerti memposisikan diri diantara keduanya.

Akhirnya kami berenang lagi, menyelam lagi hingga kelaparan. Selama itu pula “nemo” bang anggi tidak kunjung muncul, walau kami sudah berpindah lapak berenang hingga melompati pulau rubiah di sebelah sananya. asilnya tetap saja nihil. “mungkin nemonya sedang lelah jadi bersembunyi jauh di tengah laut yang dalam”, pikirku.

Tapi tak apa, pemandangan dengan ikan lain disini juga sudah subhanallah.

“cantik didalam sana mut?” tanya maya saat kami sudah menepi. Lapar.

“cantik may, itulah qe ngak mau masuk”, kataku. Dia hanya tersenyum.

Makan siang kami hari itu adalah “sate gurita”. Yang rasanya? Kenyal. Mau lagi? Mau mau mau mau. Setelah makan sate kudapan selanjutnya adalah indomie mentah.

Setelah makan, kami berenang lagi. Hingga puas hingga lelah. Pemandangan di dalam laut sana selalu menarik narik untuk dilihat. Sangking semangatnya peie bahkan tidak bisa kembali ketepi pantai dan harus di tolong abang abang dari boat. Dia menyelam kejauhan. Hahahahaha

Matahari sore mulai redup. Sebentar lagi akan gelap. Dan akhirnya kami memutuskan pulang, agar tidak telat salat ashar. sebentar saja kami sudah sampai ke iboh. Ah hari ini aku puas. Puas snorkling. Puas melihat ikan, memandang langit dengan bantuan pelampung dari laut luas, di terjang air laut. Aaaaaaaaaaaaah! Selalu ingin kembali kemari,

Iyes. Aku sadar, setidaknya sekali seumur hidup, kalian harus ke sabang! Wajib. Nikmatilah hidup dengan cara kalin sendiri disini. Bangbarung, 27 april 2015

Bersiap snorkling
                  Bersiap snorkling
Airnya aja biru dan di dalamnya masyaallah
Airnya aja biru dan di dalamnya masyaallah
Selesai!
                           Selesai!
Wanita yang paling tau bagaimana cara menikmati hidup#i miss u
Wanita yang paling tau bagaimana cara menikmati hidup#i miss u
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s