jumat

“cit,,,,cit,, crot, crottttt”, bunyi suara burung di atas langit. Karena jumlahnya tidak satu, suara itu terdengar seperti orkestra alam. Saling sambung menyambung di angkasa sana. Sesekali ada yang nakal terbang ke dahan dahan pohon, celingak celinguk sebentar lalu pergi.

Dan ini hari jumat. Jumat kedua di bulan Juni tahun ini, tahun 2014. Jumat yang selalu sama di setiap minggunya. Jumat yang selalu saja ramah. Itu menurut ku.

Apakah sugesti atau hanya perasaan saja? Aku tidak tau. Tapi bagi ku, yang pasti jumat selalu memberikan kesan berbeda. Terkadang saat lupa hari ini hari apa, jika melihat langit, mendengar suara burung dan merasakan angin terkadang aku tetap akan tau ini hari jumat.

Yap, jumat. Karena hari jumat akan selalu lebih ramah dan tenang di banding hari yang lain, itu menurut pantauan ku. Ada banyak burung yang akan berkicau di pagi hari, panas mataharipun tidak menyayat ke kekulit, anginnya sepoi dan lebih banyak dari biasa. Jumat sering aku analogikan dengan ketenangan. Apalagi bagi kami yang masih sekolah, maka jumat berarti banyak hal.

1. Cepat pulang sekolah.

Di aceh jumat di berlakukan khusus, karena para pria harus salat jumat. Jadi, sekolah dipulangkan lebih awal dari biasanya. Sebelum waktu salat jumat lah. Aku selalu suka momen ini. Hehehe. Pulang cepat lalu bisa tidur.

ketika SMA, waktu jumat bisa diisi dengan kajian di musalla karena kami kan wanita. Inilah waktu dimana sekali seminggu kami bisa salat di barisan terdepan karena musalla tidak dijadikan tempat salat jumat kaum pria. Mereka salat di mesjid depan. Kalau nakal sedikit atau tidak ada kajian biasanya kami membeli mie dikantin sekolah, segelas milo hangat dan memakannya berjamaah di asrama. Yap! Jumat penuh berkah.

2. Jalanan sepi.

Di aceh selain sekolah cepat pulang, jalanan juga akan sepi ketika jumat. Hal ini karena semua toko tutup. Tidak ada jual beli. Ada sih yang nakal satu dua. Tapi tidak dominan. Kalau di katakan jalanan sepi, sudah sah. Kapan lagi bisa guling gulingan dijalan dan bisa belajar sepeda tanpa perlu takut digilas mobil. Hari jumat lah waktunya. Jadi ketika kecil aku selain pagi hari, aku sering belajar sepeda ketika orang orang pergi salat jumat.

3. Waktu akan terasa pendek. Mungkin hanya perasaan tapi ketika dewasa, ini sangat terasa. Mungkin karena suasana alam yang mendukung dengan keramahan, ditambah lagi ada waktu istirahat berjamah dari jam 12 hingga jam 2 siang, dan sunyi sekejap di antaranya. Sempurna bagi kami untuk istirahat atau sekedar duduk santai bersalawat.

4. Semua serba ramah. Selain alam yang ramah, maka banyak orang-orang yang berubah jadi ramah di hari jumat. Dosen-dosen killer pun memakai baju koko, putih lagi. Mau marah marah kayaknya dihalau baju. Jadi ramah saja pembawaannya.

Bagitula rasanya hari jumat bagi ku. Jumat yang selalu sama disetiap minggunya. Dan terlepas dari semua perasaan yang selama ini aku rasakan, jumat memang membawa banyak berkah dan merupakan hari spesial bagi umat islam. Seperti, hari jumat adalah hari raya bagi umat islam, hari diampunkan dosa, hari diijabah semua doa, hari paling banyak pahalanya. Jadi di hari jumat kita disunahkan mandi, pergi salat jumat untuk laki laki, membaca surat alkahfi, bersedekah serta banyak berdoa. yap, mari sama sama hidupkan jumat kita. Jumat yang selalu berulang setiap minggunya tapi kita tidak tau mana jumat yang terakhir yang kita punya. Jadi nikmati harinya dan dapatkan padahalnya. Selamat hari jumat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s