nujumers

6 desember 2014, banda aceh

Hai nujumerssss

Nujumer itu adalah sekelompok wanita yang anggotanya sekitar 15 orang. Ada aku, maya, lely, pees, vita, cinta, pipit, nora, ayu rad, zury, yuli, asma, winda, putri, nadya, kak luk, pepe, siska dan ketua kak ayu. Kelompok ini pertama sekali terbentuk saat kami di penyakit dalam.

Dengan segala lika liku koas maka muncul berbagai macam versi cerita, dan karena kami kami ini suka bercerita dan sering menerawang kedepan maka terbentuklah nujumer atau dengan kata lain kumpulan yang suka berbagi berita.

Nah, orang orang yang aku sebut tadi adalah kelompok koas kami, sebagian senior aku dan sebagian lagi junior. Kami selalu ketemu disetiap stase selama kurang lebih 13 stase dan melewati terlalu banyak hal bersama. Bedanya kalau dengan senior2 yang kece badai hanya 3 minggu sedangkan dengan junior yang wow ini cuma seminggu. Jadi bisa dikatakan kami adalah keluarga yang semuanya sama sama, kecuali mengerjakan referat dan ujian. Karena untuk 2 hal ini sesuai minggu masing masing.

Sesuai namanya, senior kami memang orang2 yang kece badai. Putri riskiah dia salah satu senior yang handal dalam olah kata. Hmmmm. Waktu itu di obgyn dan jam jaga malam kamar bersalin. Kebetulan malam itu bulan ramdhan dan pasien kosong. Makanya kami punya kesempatan tidur , tapi dari 3 bed hanya 1 tersisa, 2 lagi sudah di booooking adek siswa. Maka putrilah pahlawan malam itu. “maaf ya dek, kalau bisa xan bagi bagi tempat tidur sama kawan xan berdua dua, kami juga bisa tidur berdua jadinya”, dan adek itu menurut. Alhamdulillah.

Kejadian lain saat kami di neurologi, saat seorang calon ppds bedah marah2 sama kami hanya karena kami pergi makan sebentar jam 12 malam. Putri lagi lagi di depan.

Tapi naas saat putri terlibat cinta dramatisir adek koas yaitu yang namanya tidak perlu di sebutkam. Nah, tanpa sengaja putri colek sedikit perut sipacar. Maksudnya cuma bercanda. Eh gk taunya malah berbuntut panjang. Putri di adili oleh si adik. Omeeeeen! Berang. Dan kami semua mengajukan protes mendukung putri dengan mengganti dp. “kk jangan colek2 perut abang adek, adek gak suka. Adek emank gini orangnya”. Hahaha, kekanak kanakan memang.

Di anestesi? Semua nyaris naaas. Kami jaga rame pagi itu, ada aku, nora, putri, dan lely. Beruntut kesalahan terjadi. Mulai dari telpon cito yang tidak terangkat hingga dokter konsulen naik cito obgyn sendiri, hingga tukaran jaga yang bukan di ruang ok malah di ruang ganti maka fix, yang jaga hari itu ngulang semua. Kami kena badai dokter zaf. Aku terpaksa mengulang 1 minggu tanpa kalian.

Ah, Terlalu banyak cerita selama koas kami. Apalagi dengan para nujumers ini.

Lepas dari penyakit dalam kami jalan jalan. Inilah hal yang aku paling salut dengan nujumer, punya penggerak. Ibarat motor. Kami lengkap. Ada ban, bensin, dan mesinnya. Kalau pergi2 ada yang masak yaitu yuli, tangannya memang di takdirkan menjadi koki, mobil ada sama jojo dan kak ayu, yang buat minum jojo, yang buat kangkung ayu zury, dan base camp kami di rumah nora. Selebihnya berpartisipasi sebisanya. oh ya lupa. Pizzzzza ada kak ayu. Hana cilet2

Komplit.

Jalan2nya sudah 3 kali, 2 x lampuuk dan 1 kali ke pasir putih! Wowwwwwww. Dan sesampai disana kami lah orang dewasa yang tidak pernah tua. Young forever jika bersama.

Dilaut? Datang, kami makan makan, salat dan sesi foto2. Well, tidak cantik di foto jika bibir tidak merona, kalau kata kak ayu ikan mas koki. Maka di tengah laut dan disaksikan oleh anak SMA, kami tanpa sungkan berlipstik ria hinga semua merah menyala. Setelah itu baru sesi foto2 hingga kami muak denga kamera. Selanjutnya mandiiiii. Tapi karena yuli harus tidur siang, maka dia sering absen dari foto foto dan mandi.

Puas mandi? Makan2 lagi. Sebagian sih bergosip. Tetap, mulai dari konsulen hingga masa depan masing masing. We never bully each other, but we bully another people together! Yeas nujumer. Selesai salat ashar. Again kami foto2 lagi dengan latar laut yang subhanaallah, gunung dan langit yang mengah.

Ya Allah terima kasih untuk alam yang begitu indah dan terima kasih untuk teman teman baik yang Engkau berikan. Matahari mulai turun dan senja mulai datang. Kami beranjak pulang. Membawa cerita masing masing di sini. Sambil nunjuk nada. Kami memang tidak bergerak dalam satu langkah yang sama, tapi kami punya satu tujuan yang sama yaitu menjadi anak anak baik dan bisa membahagiakan orang tua serta punya masa depan yang lebih baik. Dan kami terus bergerak dengan langkah yang kami bisa, sesekali terjatuh dan saat itu kami yakin akan ada tangan2 yang datang untuk membantu. Because we are friends and our friendship never ends. Amin. Terus semangat. Karena jalan kita masih panjang teman.

Nujumers jalan jalan
Nujumers jalan jalan

Dan saat kita tua nanti, maka ingatlah hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s