tugas biologi

Tugas biologi.

Walau satu kelas terdapat anak laki laki dan wanita namun asrama kami berbeda. Jadi biasanya kalau ada tugas agar gampang kami membaginya laki laki dan perempuan. Sehingga urusan mudah tidak perlu lintas barak. Namun kali ini kami mendapat tugas biologi berkelompok. Dan kelompoknya di acak. Ada laki laki dan perempuan dalam satu grup. Tugasnya adalah membuat preparat tentang tumbuhan di sebuah transparan lalu dipresentasikan melalui OHP. LCD masih jarang saat itu. yang membagi kelompok adalah buk lia, guru biologi baru. Dan muncullah dilema itu. Tolak menolak membuat tugas.

Malam sebelum tugas dikumpul, semua berkumpul di kamar sembilan. Kamarnya nita, ana, siti dan emia. Ini base campnya cewek ipa tiga. Semua keluh kesah tumpah disini. “Fik, gemana tugas biologi kita?”, tanya uci, uci sekelompok dengan fikri dan ilham. “yaudah ci, kita sms si ilham aja”, kata fikri. Proses negosiasi via sms berlangsung namun sayang hasilnya nihil. Ilham dengan lembut menolak. Akhirnya malam itu, fikri dan uci begadang untuk menyelesaikan tugas biologi.

Lain lagi maya. Dengan santai masuk berlahan. “Ada apa e?”, kata maya. “Tugas biologi buk lia may, udah siap?”.”oh, aku udah siap, si imam yang buat”, kata maya. Urusan selesai.

Aku dan nita yang kebetulan sekelompok, mulai gundah. “kita gemana ta?”, “yaudah, nita sms si arya”, kata nita. Sesaat kemudian “Mut, katanya kita disuruh keluar, orang ne mau bicara”, kata nita setelah mendapat jawaban sms dari arya.

Kami bergegas dengan mukena menuju mading. Di mosa itu bagaimana pun ceritanya, aurat harus tertutup. Tapi kalau perlunya sebentar, dan untuk yang sebentar itu harus memakai pakaian rapi dan lengkap akan sangat memberatkan, alternatifnya adalah sebuah rok dan mukena sudah memadai. Kami menuju mading. Yang letakknya pas didepan barak mawar. Mading ini saksi bisu semua kisah asmara santun disini. Sesampainya disana ternyata tidak hanya arya tapi juga ada yusra. Kami juga satu kelompok. Awalnya kami pikir akan terjadi negosiasi alot 8 mata saat itu, ternyata.

“Kalian buat aja, lagi malas kali kami”, kata arya, sambil menyodorkan dua buah okky jelly drink, dan sebungkus tango.

Hahahahaha. Mereka hendak menyogok kami ternyata. Awalnya kami menolak mentah mentah. Tapi dari pada saling menolak tanpa akhir, kami pun menyerah dan “Hmmmmm, baiklah, kita deal”. Sepakat, gambar yang tidak seberapanya itu diganti dengan kudapan malam sederhana. Kami berpisah dengan kesepakatan damai. Sesampai di barak kami langsung mengerjakan tugas. Ternyata gambarnya sederhana , hanya spora dan bagiannya. Sederhana namun tetap kami begadaang malam itu. Bersama uci dan fikri.

Pagi tiba. Aku, fikri, nita dan uci santai saja masuk kelas. Tugas kami sudah selesai. Tiba tiba maya menyapa imam, dia gundah. “mana tugas kita mam?”, tanya maya. Dengan senyumnya imam maju dan menyodorkan sebuah kertas transparan bersih dan masih mengkilap. “tenang may, kita buat sekarang”. Kata imam. Sesaat muka maya pucat pasi. Imam telak menipunya, tidak ada setitik pun gambar di transparan mereka. Dan hanya kelompok mereka yang belum selesai. Jadi ketika si maya pucat, maka dia manusia. Namun si mata ramah, memilih mengambil spidol dan mulai menggambar dari pada membuncahkan amarah pada imam.

Dan pelajaran biologi yang ditunggu tunggu datang. Semua cemas. Tapi hingga bel tanda pelajaran berganti buk lia tak kunjung datang. Siang itu kami gagal presentasi karena buk lia tidak masuk. ada rapat mendadak katanya. Hahahahaha. Rugi bergadang dan pasti maya merasa rugi sesaat pucat.

“lihat kan may, feeling imam jarang salah”, kata imam.

Kami terdiam.diam yang panjang.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s