saudara angkat

“Mut, qe jadi sodang aku ya”, kata qurata aqyuni alias yuni alias yuni kribowx saat kami selesai menjemur pakaian di belakang asrama anggrek. Oh ya, ada sekitar 9 asrama disini, 4 untuk wanita dan sisanya untuk pria. Kami menyebut tiap asrama sebagai barak. Ada barak anggrek, melati, mawar dan garuda untuk wanita dan barak balam, merpati, bangau, bayan untuk laki laki. Aku tinggal di barak mawar kamar8. Jadi, setelah perkataan yuni itu, sesaat aku tergugu dan terakhir mengiyakan yuni si manis manja menjadi sodang ku atau dengan kata lain menjadi saudara angkat ku. Sebelumnya aku sudah mengangkat nita irawati sebagai saudara angkat ku juga. Awalnya ketika yuni tau aku punya sodang lain selain dia, dia marah. Kesal dan mendiami ku. Aku tidak tau apa salahnya punya saudara angkat lebih dari satu. Hingga akhirnya dia nyaris memutuskan persaudaraan ini. Hahahaha. Tapi, aku yakin, sejak awal dia memilih ku, dia telah jatuh hati pada ku sehingga apapun yang terjadi setelahnya tidak akan berpengaruh besar. Akhirnya kami tetap menjadi saudara angkat lagi setelah mediasi yang sangat panjang dan sedikit alot.

Inilah salah satu kebiasaan anak asrama menurut ku. Mencari sesosok orang lain selain keluarga. Semua mulai mencari teman yang pas untuk dijadikan saudara angkat. Seperti si mata ramah akhirnya dia bersodang dengan irma novita. Atau si uja yang bersodang dengan mardina safitri anak kelas X2. Intinya semua punya keluarga lain disini. Yah walaupun begitu menapakan kaki di modal bangsa, semua penghuni akan terhitung keluarga, namun apa daya, sodang tetap ada. Fungsi sodang ini? Mirip keluarga sendiri, tempat curhat, teman jalan jalan, sedih senang dll. Dan hubungan saudara tidak pernah putus, oleh karenanya walau kami kini hidup berjauhan, yuni dan nita tetap saudara angkat ku. begitu juga dengan yang lain.

tidak dengan sesama saja kita bersodang, ada juga yang bersodang dengan kakak atau abang kelas. Namanya bukan lagi sodang, berubah tahta menjadi abang atau kakak angkat. Dan aku punya satu, kakak cantik dan baik hati, cut maula safrina namanya. Banyak hal yang sudah aku lewati dengan kak maula, mulai dari seharian keliling pasar untuk mencari sendal yang tidak ketemu, menangis manja di musala setiap malam senin, mengekor dia saat keluar di hari minggu, mencari buku bekas di seantero barak anggrek, yang tidak aku lakukan hanya tidur di kamarnya karena tidak ada tempat. Hahahaha. Dan karena kak mola ternyata punya adik angkat cowok, reza nuriman namanya, aku menjadi secara tidak langsung bersodang dengannya. Ah rumit membahas masalah ini. Hahahaha. Tapi beginilah adanya. Uja punya kakak angkat kak suci faradila, fikri punya kakak angkat yaitu kak sri, ana kawan sekelas dan tetangga kamar alias ana fitria punya kakak angkat kak sela yovani namanya. Dan teman yang lain juga seperti putri soraya, putri irmayani, nona suci rahayu bahkan trisna mulyati juga punya kakak angkat. Jika aku tidak salah nyaris semua anak barak punya seorang kakak angkat. Hanya sebagian kecil yang tidak punya dan dari sebagian kecil itu salah satunya adalah si mata ramah alias maya. Bagi maya menjadi seorang kakak dari 4 orang adik sudah cukup membuatnya bahagia dan pusing sekaligus. Jadi tidak usahlah yang namanya kakak angkat atau abang angkat itu. Hahahaha. Kewajiban? Tidak, namun ini seperti kebutuhan, ditengah dunia yang begitu kejam dan kau sendirian, seorang panutan memang dibutuhkan. Dan kakak tetap menjadi kakak selamanya dimana pun dia berada, seolah itu ikrar yang tak terucap.

Lain kakak angkat, lain lagi urusan abang angkat, ini sedikit berbeda. Hanya orang tertentu yang memilikinya. Karena biasanya hubungan saudara abang -adek ini hanya motif belaka. Karena tidak sedikit yang awalnya dari adek dan abang leting berubah menjadi adek dan abang sayang, yah, apa hendak di kata. Masa SMA. Asa yang penuh gelora. Ah, tak usah disebutkan siapa dengan siapa. Cukup tau diri saja. Untuk urusan yang satu ini, aku tidak punya. Ada satu dari mereka malah menyebabkan cinta segitiga. Well, sebut saja teman aku bernama P dengan kakak angkat bernama S dan abang angkat bernama O. Awalnya si P menganggakat si S sebagai kakak dan si kakak sudah punya sodang laki laki bernama O. Jadi terjadilah hubungan yang tidak berdarah secara tidak langsung yaitu si P menjadi adik angkat si O. Singkat cerita si P punya hati dengan si O, namun tiba tiba si S dan si O malah pacaran. Betapa hancur hati si P. Tapi apa hendak di kata, masalah hati kadang tak kenal saudara.hahaha. Namun semua sekarang sudah hidup bahagia. P menemukan tambatan hati dan sudah punya baby dan S sudah menikah dan dalam proses nidasi tapi bukan dengan si O. Tapi ada juga berakhir bahagia seperti sedia kala.

Inilah segelintir kisah saudara dan persaudaraan di mosa. Walau pun sejatinya kami semua telah menjadi saudara setelah kejadian api unggun di lapangan pada hari terakhir mos dulu. Persaudaraan hingga kakek nenek nanti. Awalnya terdengar tidak mungkin, Namun 6 tahun setelahnya aku melihat fakta bahwa walau jarak memisahkan kami tetap saudara. Ah, aku tiba tiba rindu dngan kak mola di loksemawe, yuni di sigli, nita di medan dan reza nuriman di jakarta. Dan aku rindu masa SMA ku dulu.

 

 

Advertisements

2 thoughts on “saudara angkat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s