nakal di jam pelajaran

Nakal di jam pelajaran.

Bagi mosa anak kelas ipa 3 leting 12 terkenal sebagai kelas yang serius. Anak cowok kami terkenal pintar dan kami yang cewek terkenal kalem dan pendiam. Yang kalau senyum cuma nampak deretan gigi saja. Lebih dari itu, bagi anak kelas ipa 3 sendiri anak cewek melihat para laki laki kelasnya adalah tipe laki laki penjahat dan bagi anak cowok, kami adalah pembaca mantra. Mereka mengatakannya karena nyaris setiap pagi begitu masuk kelas yang mereka lihat hanya senyap dan beberapa wanita sedang berkumpul dengan buku mereka sambil menghapal dengan mulut morat marit mirip penyihir sedang membaca mantra. Padahal kami hanya belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Karena keseriusan inilah. Kelas kami terkenal kelas pintar dan tidak banyak ulah. Tapi apa hendak di kata, kami hanya anak remaja. Terkadang nakal juga.

Waktu itu jam pelajaran pak suryadi, fisika. Semua mulai mengantuk apa lagi setelah pelajaran olah raga. Keliling mosa 5 putaran. Jelas kami lelah. Selanjutnya harus belajar fisika? Kamipun lemah. Di tengah pelajaran, anak cowok pojokan sana mulai berulah. Yap, mereka sedang berbagi tango saat pak sur sedang mejelaskan. Kami? Mana pernah kebagian. Beberapa tango sudah bergilir masuk ke mulut masing masing mereka. Namun pada satu gigitan, ilham terkena azab, langsung saat itu juga.

Karena ketika pak sur berbalik, mata beliau tepat membidik ke arah ilham, “ilham, kayaknya ada sesuatu di mulut kamu”, katanya.

“ngak pak, memang seperti itu gaya mulut dia”, deny andrea membela.

Padahal sebenarnya tanggo yang baru mendapat gigitan pertama langsung di telan bulat bulat oleh ilham, sesaat ketika dia sadar, dia tertangkap basah pak suryadi.

“Iya pak, ngak ada apa apa di mulut saya”, katanya.

Pak sur antara percaya dan tidak tapi apa hendak di kata. 1 lawan 30. Beliau telak kalah. Hehehehe. Maafkan kami pak.

“sakit kali tenggorokan aku”, kata ilham ketika pulang.

Hahahahaha. Kami hanya tertawaa

“teguran tu ham”, jawab ku.

Aku juga pernah menjadi bagian dari mereka. Hahaha. Siang itu pelajaran kimia dan entah mengapa, aku tiba tiba malas masuk kelas. Akhirnya untuk pertama kali dalam hidup aku bolos masuk pelajaran kimia. Dan bersembunyi di perpustakaan. Tepatnya aku hanya mencari suasana lain untuk belajar. Di perpustakaan adalah tempat yang tepat. 2 jam berlalu dan bel berganti pelajaran berbunyi. Aku menutup buku biologi yang aku baca tadi. Sesaat ketika hendak keluar perpustakaan, tiba tiba guru kimia ku datang menerjang dan masuk berlahan ke perpustakaan. “saya dengan ada anak kelas ipa 3 disini dan bolos masuk pelajaran saya ya?”, tanya pak guru pada petugas perpustakaan.

Aku maju dan mengancungkan tangan, “saya pak”, jawab ku takut. Telak aku kena timah panas dan ceramah panas dari beliau saat itu. Tanpa di beritahu aku tau siapa yang berlalat merah mengadukan keberadaan ku disini. Kali ini aku tidak membela diri, ini salah ku. Sempurna. Setelah meminta maaf aku kembali ke kelas dengan segudang malu yang menggunung seolah hendak menerkam.

“teguran dari Allah tu mut”, kata ilham.

Hahahahahaha, “iya ham, dan sangat cepat ya”, Jawab ku. Ini pengalaman pertama dan aku langsung mendapat pelajaran berharga dengannya. Kapok!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s