jalan jalan berhadiah

Jalan berhadiah.

Minggu pertama kelas 3. Pagi ini, di minggu pagi yang cerah, tanpa sekolah, setiap udara dingin di mosa lebih berasa. Anak kelas ipa 3 latihan untuk upacara besok. Yang jadi mc itu fikri, pp jadi dirgen, reza nuriman pembaca undang undang dan dian janji siswa. Sejak aku sd hingga smp aku tidak pernah tau ada yang namanya janji siswa. Tapi disini ada, Janji yang dilapazkan setiap senin. Ada 5 point tapi aku lupa.

Selesai upacara, aku dan fikri iseng saja jalan jalan ke depan kantor satpam. Dan tanpa di duga kami berjumpa kakak cuci masing masing. Seperti yang diketahui bahwa kami punya kakak cuci sendiri yang berasal dari sekitaran mosa.

biasanya kakak cuci datang setiap hari kamis dan minggu. Jadi di setiap kamis sore dan minggu pagi sudah ada yang menunggu kami di lapangan untuk tukaran baju bersih dengan baju kotor. Pahlawan hidup kami. Makasih kakak cuci.

Dari pertemuan itu, kami mendapat undangan maulid kerumah mereka minggu depan. Tapi apa hendak di kata walau sudah 2 tahun bercengkrama, kami tidak tau rumah kakak cuci dimana, akhirnya pagi itu dengan baju olah raga kami ikut kakak cuci pulang kerumah mereka.

Melewati persawahan bekas panen yang panjang, jalan jalan sempit, hutan belantara yang rimbun hingga akhirnya sekitar 30 menit kami baru sampai di desa lain di cot geundret. Sejauh ini kakak kakak itu berjalan ternyata. Dan sama seperti kampung ku, daerah ini masih perawan dengan rumah panggung yang mendominasi dengan tangga menjulang dan sebuah kulah kecil di bawahnya. Ditambah lagi bau asap yang bercampur dengan kotoran sapi kering. Ahhh, harum. berasa pulang kampung

XXXXX

Seminggu kemudian, undangan itu kami sambut. Tengah siang saat matahari sedang mengganas, aku, maya, nanda , nita dan uja pergi maulid ketempat kakak cuci. Aku, maya dan nanda satu kakak cuci, dan ternyata uja dan nita yang satu kakak cuci juga diundang. Akhirnya sebagai satu satunya yang tau jalan maka akulah penunjuk arah siang itu. Kami pergi murni dengan kaki berjalan seperti jemuran sawah disiang hari dengan masing masing memegang sebuah kantung palstik berisi gula dan roti. Tepat 30 menit kami sampai disana.

Tujuan pertama adalah rumah kakak cuci aku karena rumahnya paling dekat. Kami masuk berlahan kesana, “assalamalaikum”, kata kami. Seseorang menjawab salam dari atas rumah, sesaat muncul kakak cuci aku.

“Jeh, adek goe, boeh tameung ile”, kata kakak cuci ku. Kami pun berlahan masuk. Tersenyum ramah dan ditawarkan langsung makan tanpa malu. Maulid adalah tradisi disini, semacam kenduri memperingati hari kelahiran nabi. Kami yang sudah jauh jauh ini pun makan hidangan yang ada. Mulai dari pulot dengan aso kaya, serabi, meusekat, timun kerok dan nasi beserta teman temannya. Kenyang? Lalu kami minta izin. “Jak jak lom beuh dek”, kata kakak cuci. “Jeut kak”, jawab kami. Dan next trip ke tempat kakak cuci uja dan nita. Jaraknya tidak begitu jauh dari sana. Dan kali ini kami sudah terlampau kenyang, jadi hanya minum lalu minta izin pulang.

” peu bagah that woe, preh ile siat”, kata kakak cuci nita.

“Ka jula nyoe kak”, jawab kami serentak.

“preh siat, nak jeut na honda saboh treuk jadi jeut kakak jak intat awak dreun”, kata kakak cuci.

Wah, kami terharu sampai ke tulang. Udah datang, dikasih makan , di antar pulang lagi. Dan kami 4 orang honda cuma 2, alamat kakak ini bakalan 2 kali bolak balik. Tapi, kami sudah berdeal menunggu sejenak hingga 1 honda lagi datang. Tak lama, tereng tereng, honda yang ditunggu datang. Kami pun diantar pulang. Sepanjang jalan jadi bahan tontonan anak anak. Dan sesuai tebakan, kakaknya 2 kali bolak balik. Dan ternyata tidak hanya di antar kami juga di beri sebuah kantung plastik hitam berisi makanan. “bekal keu eunteuk malam” kata kakak cuci.

Ihhhhh, kakak cucinya gak habis habis bikin terharu kami kami ini. Makasih ya kakak cuci. Makasih untuk sambutan hangatnya untuk kami dan makananya. Benar benar jalan jalan berhadiah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s