si pinky di kamar mandi

14 januari 2014

igd tercinta.

hari ini minggu ke 5, jaga di igd dengan cewek cewek cantik nan jelita ayu zury dan putri. Dan 3 orang ppds penyakit dalam yang gagah perkasa yaitu dr rivi, dr wiwik dan dr ganis. Pagi lengang, igd damai. Tapi again di tengah siang seorang pasien masuk. Wanita 40 tahun dengan penurunan kesadaran. Nafas terengah engah, dengan tekanan darah pas pasan, hepar dan limpa yang membesar, dan urin yang sedikit dari semestinya. Setelah melihat hasil lab dugaan sebagian besar kami benar, pasiennya di duga cronik limfositik leukimia dengan leukosit yang 65 ribu dan trombosit 1124. Oh oh oh. Penurunan kesadaranya diduga karena sepsis dan stroke. Dengan kondisi elemen darah yang begitu dapat dipastikan aliran di dalam pembuluh darah yang membujur seluruh tubuh itu sangat kental dan memudahkan trombus terbentuk hingga ketika tuhan berkehendak trombus itu bisa menjadi emboli dan tersangkut dimana saja.

tiba tiba saturasi oksigen pasien mulai memanas, turun hingga ke 88. Ini resiko gagal nafas besar bro. Maka segera pasien dirujuk ke icu dan di intubasi disana. Well.Begitu ngt siap dipasang cairan merah hitam itu keluar, meleber berceceran. Pasiennya psmba, perdarahan yang diduga karena stress ulcer. Tekanan darah drop dan pasien again di resusitasi. hingga cerita ini dilayangkan pasien masih tetap di resusitasi.

itu cerita di ruang igd. Tapi di waktu yang sama, di langit yang sama, hanya beda tempat, sesuatu hal besar terjadi. Tepatnya di rumah sakit sebelah sana, seulawah agam, kamar dokter muda tercinta. Ditemukan harta karun berwarna pink, dengan renda tersangkut indah di kamar mandi dokter muda itu. Hahahahahahaha.

entah siapa pemiliknya, tapi barang yang diduga celana dalam itu cukup menghibur sore yang nyaris huru hara ini. Dengan warna merah muda, sedikit bercak darah. Semua saling tuduh menuduh. Melempar dugaan. Siapakah gerangan pemilik celana dalam itu. Itu harta karun yang seharusnya tidak ada disana. Kata si penemu alias nujul tersangka pemilik nya adalah kak luluk, kak ayu dan putri soraya. Dan tuduhan yang paling kejam adalah itu milik dokter ppds penyakit dalam.

Entahlah, entah milik siapa harta karun itu tapi yang pasti harta karun dengan warna pink itu cukup menyita tawa dan perhatian dokter muda penyakit dalam yang sedang kelelahan dengan jadwal jaga yang berantakan. Wahai pemilik harta karun terima kasih. Walau aku yakin tangan mungil si pemilik harta karun itu tidak akan pernah mengaku.

Ahm hati hati untuk urusan satu ini!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s