Make up and make it up (2)

Make up dan aksesorisnya adalah salah satu bagian penting dalam acara pernikahan menurut aku. Ngak usah terlalu glowing, cukup sederhana tapi memesona. Karena moment ini insyaallah cuma sekali, maka memesona dihari H itu harus dipertimbangkan matang matang. Matang kan benar benar konsep memesona di mata pikiran kita. Beda orang beda maunya. Maka pikirkan kemudian pilih.

Waktu memilih perias pengantin dulu, aku mau yang sederhana tapi mampu make it up. Ngak juga kayak barbie hingga bedak ketebalan dan kountur muka hilang tapi ngak juga pucat pasi karena aku orangnya full colours. Makanya aku ubek ubek istagram, tanya sana sini. Setelah melihat hasil mata, bentukan hidung, polesan pipi, bentuk bibir hingga aksesoris kepala maka aku memilih @danimakeover sebagai perias aku. Dan hasilnya alhamdulillah ngak mengecewakan. Si abangnya juga nunggu sampe habis acara. Jadi memudahkan urusan. Lipstik agak mencong gara gara aku lasak ada yang benerin, sunting kepala mereng dia yang lurusin. Jadi, aku ngak panik sendirian.

Nah, selain sama bang dani, untuk yang tinggal di seputaran lhoksemawe dan aceh utara ada beberapa tempat make up lain yang juga kece setelah aku lihat lihat di instagram dan hasil wawancara langsung ke teman teman dan hasil rekomendasi yang punya tenda.

1. @cutlenyriaspengantin2. Duh, hasil makeupnya really make it up. Flawless. Awalnya aku pingin sama cut leni. Tapi udah mesan 3 bulan sebelum tetap aja di hari aku acara kak cut leninya sudah full.

2. @ayirafimakeup. Yang ini kece jugaaa. Walau cuma lihat di ig aja, firasat aku sih bagus. Ngak terlalu glow tapi ngena. Beberapa teman aku juga make up disini.

3. @andilorenmakeup. Tetangga aku nyaranin ke abang ini. Karena setelah dia lihat di banyak acara seantero lhoksemawe, riasan abang ini keren. Kalau lihat di instagramnya sih, boleh lah. Tapi aku tetap suka sama @danimakeover.

4. @ernawatimahmud. Ngak pernah ketemu langsung. Cuma lihat hasil makeup nya di ig dan coment dari kawan yang di makeup langsung sama kakak ini. Hasilnya memuaskan.

5. @sorayaabdul. Aku sih ngak gitu suka sama riasanya. Namanya juga selera. Tapi yang punya pelaminan bilang hasil makeup nya si kakak bagus.

Ada beberapa yang lain. Terkenal di loksemawe bahkan sampe kemana mana. Tapi setelah aku lihat lihat dari ig, aku ngak begitu suka.

Okeeee. Selamat memilih.

Pesan dari aku sih, pelajari juga bentuk muka kita. Jadi bisa bantu si perias untuk me-make it up- wajah kita sebaik mungkin. Misal kalau wajah kita chubby maka bisa bilang ke periasnya agar membuat pipi kita terlihat tirus. Atau kita yang punya bibir kecil yang hilang kalau senyum, bisa di bantu dengan pelebaran. Hihihi. Karena pengalaman aku, waktu sama @danimakeover aku selalu bilang, aku ngak suka kalau terlalu glowing dan buat pipi aku yang chubby ini terlihat sexy dengan sedikit kurus. Dan hasilnya make up itu mampu menyamarkan pipi ini. Hahahahahaha.

Nah. Waktu acara intat dara baro, aku lupaa kasih note ke periasnya untuk membantu menyamarkan bentuk pipi yang menggemaskan ini. Maka hasilnya adalah pipi lari kemana mana. Ditambah dengan model aksesoris kepala yang ngak sesuai sama muka. Maka sempurna aku gendut. But its oke! Karena suami bilang “ngak tembem. Cantik!” , maka sisanya aku tutup mata dan berfokus dengan kata “cantik” dari suami tercinta. Itu kesalahan aku. Semoga tidak terulang. Jadi, pelajari bentuk wajah dan diskusikan dengan perias.

Cantik itu ngak harus glowing tapi harus sesuai selera kita. Hihihihi. Make up and make it up.

Advertisements

Tips jalan jalan dengan buah hati

Pengalaman jalan jalan selama idul fitri bareng akila kemarin jadi pelajaran sangat berarti saat memilih tempat wisata yang frendly untuk bayi.

Tips jalan jalan untuk buah hati :

Persiapan

1. Sediaakan baju ganti minimal sepasang lengkap dengan pampers, pakaian dalam, handuk, hingga minyak telon.

2. Makanan utama dan snack. Setidaknya kalau anak ngak bisa diam, insyaallah kalau dikasih makan dia diam sesaat.

3. Beberapa mainan yang mudah dibawa dan di mainkan.

Pilihan tempat terutama yang tipe pemandian :

1. Airnya bersih ngak ya. Ini bayi lho.

2. Ada ngak tempat ganti pakaian? Kamar bilas?

3. Ada area luas untuk duduk sambil nunggu yang lain mandi.

4. Ada musalla ngak? Bisa salat dan sekalian nyusuin.

Kalau lengkap, boleh di coba kesana. Misalnya kayak tadi pagi akila kami bawa ke lampuuk.

Persiapan dia udah lengkap. Sampai disana ada rangkang yang lumayan luas untuk dia berdiri, duduk, dan putar putar, setelah puas mandi ada tempat bilas dan ganti baju yang bersih dan tertutup. Bayar cuma 3000 aja. Terus waktu mau nyusu ada musalla cuma sekitaran 2 meter dari rangkak. Puas nyusu kami foto foto. Malah karena rangkangnya kuat ada orang yang bawa ayunan bayi kesana. Ah love you full lampuuk. Semoga banyak tempat yang juga gini ya.

Bayi senang ibu senang

Wisata Bayi

Lebaran idul fitri kali ini penuh dengan jalan jalannya

Dari hari pertama hingga empat lebaran kami road show jalan jalan. Aqila termasuk di dalamnya, bayi 9 bulan.Rasanya? Ampun ya Allah. Taubat.

Pertama dia masih big no sama orang baru jadi cuma mau sama kakek dan pamannya dan yang disayangkan ayahnya gk bisa ikutan. Jadi dia sama aku terus seharian.

Kedua dia ngak bisa diam, maunya gerak terus dimana mana. Masyaallah tabarakallah.

Ketiga banyak tempat wisata yang kami kunjungi ngak bersahabat sama bayi. Jadi hari pertama kami ke “ie suum”, tempat pemandian air panas. Aku pernah kesana 4 tahun silam jadi kali ini pergi dengan harapan banyak perubahan. Dalam bayangan mau mandiin akila sambil berendam sedikit. Tapi begitu sampai TKP, masyaallah ya. Kolamnya luas, laki dan perempuan terpisah, dekat gunung, okelah tapi air dalam kolamnya ngak jelas bersih atau ngak, dasar kolam kotor dan yang paling bikin kesal adalah ngak ada tempat bilas dengan air bersih. Dan aku terlanjur udah basahin setengah badan akila ke kolam. Padahal ada kamar ganti di ujung kolam tapi ngak terawat. Air ngak ada, bau, kotor lagi. Akhirnya akila bilas dengan air mineral. Ampuuuuun ya Allah.

Hari ke dua kami ke tempat wisata brayeun. Udah kemari juga 7 tahun silam jadi berharap ada perubahan juga. Karena pengalaman kemarin, pertama sampek aku lihat kamar ganti dan bilas dan ternyata masih ngak tersedia. Akhirnya memutuskan ngak mandiin akila. Duduk santai aja sambil menikmati derasnya air.

Hari ketiga kami ke funland. Bawa ponaan. Tapi karena akila ngak bisa diam akhirnya aku masuk area main kolam bola anak. Dan akila bebas bergerak disana. Alhamdulillah.

Padahal sebagian besar pengunjung itu bawa anak anak. Mulai dari bayi hingga anak remaja. Namanya aja orang tua lagi libur panjang pasti ingatnya bawa main anak. Yah semoga aja banyak tempat wisata di aceh kedepan yang lebih ramah buat bayi dan anak. Amin

My new project

Project untuk mamak muda yang ingin hidup tetap produktif.

Aku itu tipe orang yang sangat “messy”. Sebelum menikah semua kemessian itu masih bisa aku tangani. Misalnya asal aja berantakin lemari terus waktu mau berpergian sibuk tak menentu cari jilbab yang warna sesuai baju. Dulu sih fine aja gitu.

Setelah menikah ternyata suami aku sama messy nya dengan aku. Maka bertemulah dua kemessian yang absurd sekali dirumah. Rumah memang lebih sering terlihat seperti “kapal terapung” dibandingkan rumah. Tapi masih fine aja karena kami berdua.

Dan semua berubah sejak punya anak. Aqila. Aku berusaha agar dia selalu mendapat tempat bermain senyaman mungkin dirumah. Tapi habit is habit. Susaaaaaaah sekali di ubah.

Kami (aku dan suami) pernah buat kesepakatan bagi siapa aja yang berantakin kamar misal sengaja “campak” pakaian dilantai kena denda 20000 peritem. Tapi apa daya kesepakatan hanya tinggal wacana.

Pertanyaan nya sekarang kenapa sih bisa messy?

Butuh waktu lama untuk tau jawabannya. Hingga akhirnya aku sampai pada kesimpulan bahwa ” waktu ku hilang”. Apa hubungannya?

Jadi gini, sebenarnya se messy apapun kita, asal kita selalu sempatin untuk beresin yang berantakan itu secara teratur, insyaallah semua always keep in clean condition. Masalahnya adalah selalu menunda untuk bersihin, terus di berantakin lagi padahal yang sebelumnya belum juga bersih, gitu terus sampek jadi sarang hantu di kamar, lemari, dapur,dll. Nah, kemana waktu itu hilang?

Yang pertama hilang ditelan tidur setelah subuh. Jadi bangun kesiangan dan harus buru buru masak untuk aqila, kasih makan dia, mandiin, terus main sama dia, terus mimik. Saat dia tidur kadang masuk ke penghisap waktu ke dua yaitu tergoda main hp yang hanya scroll hidup orang lewat ig (astagfirullah). Lagi sibuk scroll scroll eh si aqila udah bangun. Maka nothing can do setelah itu. Dan berantakan itu berlalu untuk dibereskan.

Ketika hendak pergi baru gaduh. Mana kaos kaki aqila, singlet, tempat makan, gendongan dll.

Ya Allah Aku taubat. Begitu lah cerita mamak mamak kali ini.

Jadi apa project baru nya?

Aku beri judul ” hari dimulai ketika pagi”. Berisi :

1. No sleep after subuh.

2. Ngerjain pekerjaan yang memang bisa mengurangi kemessian. Beresin kamar, berrsihin mainan aqila, siapin baju dia, siapin makanan dan cemilan dia, susun baju tergosok ke lemari, siapin baju bang odi, dll. Minimal 5 hal selesai di pagi hari karena biasa jam 8 teng akila bangun.

3. Boleh tidur lagi setelah subuh di hari minggu. Yeaaaaaaa!

Begitulah kira kira tekat mamak mamak yang ingin tetap produktif hingga nanti sampai nanti.

Continue reading “My new project”

Ramadhan di punge jurong

Sejak kuliah sampai sekarang aku udah pindah sebanyak 6 x. 2 kali pindah kos, 1 kali ke rumah saudara, 1 kali sewa rumah, 1 x sewa rumah selama setahun setelah berkeluarga, dan alhamdulillah terakhir pindah ke rumah sendiri di punge jurong.

Pindah itu sangat tidak menyenangkan. Tapi apa mau di kata. Positif nya sih selalu dapat lingkungan baru yang alhamdulillahnya makin sering pindah makin baik.

Biasanya kami memutuskan pindah setelah tinggal minimal 1 tahun. Jadi selalu dapat ramadhan di tempat baru. Kayak yang sekarang, udah mau 9 bulan disini dan alhamdulillah nya dapat ramadhan berbeda disini.

Kalau asal muasal punge sih aku ngak tau. Tapi suami sering cerita sebelum ramadhan “nanti ramadhan disini semarak kalau malam. Anak anak ngaji dari habis tarawih sampek subuh”.

Bener aja. Begitu ramadhan pertama, setelah tarawih mikcofon musalla yang jaraknya cuma sekian meter dari rumah sudah menyala. Ngak lama anak anak langsung melantunkan ayat suci. Bacaannya sih masih belum bagus. Banyak yang perlu di perbaiki. Tapi semaraknya itu berasa ini benar ramadhan. Apalagi mamak mamak seperti kami yang susah kemesjid atau musalla untuk tarawih jadi suasana ramadhannya sedikit kurang berasa.

Kalau kebangun jam duaan pun ngak sepi karena mereka masih ngaji. Berasa magrib.

Tapi sejak ramadhan ke 7 suara mereka udah ngak ada. Ngak tau kenapa. Ntar jam jam sebelas baru suara mikrofon terdengar tapi yang ngaji lebih senior dan expert.

Masyaallah bacaan alqurannya. Merinding, fasih, irama bagus. Menggerakkan hati untuk ikutan ngaji.

Untuk aku bisa dua dua nya. Yang anak kecil ngaji juga oke dari pada ngak ada suara alquran tapi kalau selalu ada yang kedua, subhanallah jauh lebih oke. Mungkin one day mereka bisa kolabolarasi. Hihihi

Semarak lah intinya dengan suara mengaji dari musalla punge jurong selama ramadhan. Banda aceh 26 mei 2018

Ramadhan di punge jurong

Sejak kuliah sampai sekarang aku udah pindah sebanyak 6 x. 2 kali pindah kos, 1 kali ke rumah saudara, 1 kali sewa rumah, 1 x sewa rumah selama setahun setelah berkeluarga, dan alhamdulillah terakhir pindah ke rumah sendiri di punge jurong.

Pindah itu sangat tidak menyenangkan. Tapi apa mau di kata. Positif nya sih selalu dapat lingkungan baru yang alhamdulillahnya makin sering pindah makin baik.

Biasanya kami memutuskan pindah setelah tinggal minimal 1 tahun. Jadi selalu dapat ramadhan di tempat baru. Kayak yang sekarang, udah mau 9 bulan disini dan alhamdulillah nya dapat ramadhan berbeda disini.

Kalau asal muasal punge sih aku ngak tau. Tapi suami sering cerita sebelum ramadhan “nanti ramadhan disini semarak kalau malam. Anak anak ngaji dari habis tarawih sampek subuh”.

Bener aja. Begitu ramadhan pertama, setelah tarawih mikcofon musalla yang jaraknya cuma sekian meter dari rumah sudah menyala. Ngak lama anak anak langsung melantunkan ayat suci. Bacaannya sih masih belum bagus. Banyak yang perlu di perbaiki. Tapi semaraknya itu berasa ini benar ramadhan. Apalagi mamak mamak seperti kami yang susah kemesjid atau musalla untuk tarawih jadi suasana ramadhannya sedikit kurang berasa.

Kalau kebangun jam duaan pun ngak sepi karena mereka masih ngaji. Berasa magrib.

Tapi sejak ramadhan ke 7 suara mereka udah ngak ada. Ngak tau kenapa. Ntar jam jam sebelas baru suara mikrofon terdengar tapi yang ngaji lebih senior dan expert.

Masyaallah bacaan alqurannya. Merinding, fasih, irama bagus. Menggerakkan hati untuk ikutan ngaji.

Untuk aku bisa dua dua nya. Yang anak kecil ngaji juga oke dari pada ngak ada suara alquran tapi kalau selalu ada yang kedua, subhanallah jauh lebih oke. Mungkin one day mereka bisa kolabolarasi. Hihihi

Semarak lah intinya dengan suara mengaji dari musalla punge jurong selama ramadhan. Banda aceh 26 mei 2018

Swimming for the first time!

IMG20180217084736

Alhamdulillah 6.5 bulan.

Sejak beberapa hari lahir udah kelihatan sih aqila big no untuk air.

Jadi kalau mandi di awal awal harinya dia selalu nangis.

Begitu gedean dikit dan sampe sekarang nangis memang udah ngak tapi badannya dikerasin kalau di masukin ember mandi biar badannya ngak terendam air. Hahahahaha. Lucu sih lihatnya.

Jadi walau udah pintar duduk, dia ngak pernah mau duduk di ember. Sampe sekarang.

Pernah di bawa ke pantai umur 5 bulanan. Eh kena sisa ombak aja menjerit sejadi jadinya. Alahai alahai alahai.

Akhirnya nyoba masukin ke kolam berenang ala ala.

Responnya pertama kali ” tetap nangis”. Tapi aku langsung gendong dan bawa main di air sama sama. Alhamdulillah ngak nangis lagi tapi wajah Tegang hingga akhir.

Nyerah? Ngak. Insyaallah mau beliin aqila kolam renang mini, biar makin akrab sama air. Hihihi.

Neuk, ingat kata ayah ” air itu ciptaan Allah dan sahabat aqila”.

Lumba lumba, kuda laut, ubur ubur, kepiting yang sahabat main aqila juga hidup di laut looo. Bersahabat dengan air ya nak. We love u.

IMG20180217085707Awalnya mau main air, eh malah menjerit. Jadi santai aja kayak di pantai ya neuk.

IMG20180317143123Yeeee. We dit it. Akhirnya benar benar berenang di kolam. Wait ya. Kolam mini insyaallah menyusul. Sehat sehat anak bunda

Aqila 6 buLan

Alhamdulillah udah 6 bulan anak bunda. Ye ye ye

Hari ini aqila reweeeeel bin rewel. Ngak mau main di lantai kayak biasanya. Sedikit ditinggal nangis. Dikasih makan ngak mau. Mainannya kita ambil sebentar udah uwek uwek.

Biasanya sih kalau kenyang dan hati senang dia enjoy aja main di lantai.

Apa lagi wonder week ya? Akhirnya aku buka aplikasi dan yes! Lagi wonder week dan masuk fase storm nya dia. Pantesan cranky anaknya.

Mau nya cuma nempel sama bunda dan nyusu.

Aqila aqila aqila.

Selesai nen akhirnya dia bobok. Sejak 5,5 bulan tidurnya mulai beragam. Kadang miring, kadang telentang, kadang tengkurap.

Kayak hari ini, selesai nen, merasa kenyang dia balik badan terus tengkurap dan tertidur. Lucunya gak lama tidur dia bangun lagi. Angkat badannya noleh ketempat terakhir dia lihat bundanya (alhamdulillah aku masih di samping dia), senyum sebentar dan bobok lagi. Alahai aqila. Sambil tidur pun sempat sempatnya pastiin bundanya ngak kemana mana.

Hiudung nya sensitif kayaknya. Dia tau kalau bundanya udah ngak disamping dia.

Sehat sehat terus anak munda.

Aqila aqila alangkah cantikmu

Dengan pipi temben alangkah manismu

Pelukis mu agung siapa gerangan

Aqila aqila anak solehah.

 

Banda aceh, 14/3/18

Empat Bulan

Yeeeee! Alhamdulillah bayi Q udah 4 bulan.

Jadi anak solehah ya neuk bunda.

Makin hari makin menggemaskan

1. Masih addict sama mimik bundanya. Ngak mau minum asi dari dot, sendok, atau pipet.

2. Kalau nangis punya irama beda beda antara nangis haus, ngantuk, bosan, sakit, kesal, dan ngak nyaman.

3. Makin sering ngoceh aya, kaka, nge nge, meng mong.

4. Tau bau bundanya. Jadi kalau tidur ngak boleh jauh jauh dari bunda. Sebentar aja kita keluar langsung “hek hek hek”.

5. Paling geli kalau di cium di leher dan telinga.

6. Senyum kalau sama orang yang dia kenal.

7. Paling senang curhat sama ayahnya.

8. Paling senang main sama bundanya.

9. Kalau malam dia ngak bakalan tidur kalau bundanya belum tidur.

10. Selalu on jam setengah 6 pagi. Bangunin ayah bunda salat.

11. Masih belajar guling dan tegakin kepala

12. Semua benda masuk ke dalam mulut.

13. Kalau mimik maunya semua perhatian ke dia. Ngak boleh kita ngomong, main hp, dll. Harus perhatiin dia. Entah itu pegang tangannya, elus elus kepala, peganga kakinya.

Dan lain lain

Ah. Anak solehah bunda. Sehat sehat, cerdas, kuat, baik hati, dan baik budi neuk ya.

*anak anak grow up so fast. Jadi sengaja nulis sebanyak mungkin tentang dia. Sebelum lupa.

Alhamdulillah 4 bulan. Di foto shoot sama bunda
Sometimes what i need is only you bunda. Bukan mainan. Only you.
Selesai mandi dan mau jalan jalan. Eh ayah malah kerja, yaudah aku pakai baju tidur dan bando terus duduk santai di depan rumah aja

Turun Tanah

Aqila selama 40 hari ngak ke mana mana. Dirumah aja ya neuk. Bundanya juga lagi madeung “masa setelah lahiran hingga 40 hari”.

No acara turun tanah karena satu dan banyak hal.

Nah di hari ke 40 aqila kami bawa ke mesjid raya Baiturrahman. Akhirnya aqila Untuk pertama kali ngerasain rasanya tanah selain rumah itu di mesjid raya. 

“Dengan bismillah dan salawat nabi, semoga kemanapun pergi aqila selalu akan pulang ke rumah Allah, ke mesjid ya nak.”

Usia 110 hari nya aqila balik lagi ke mesjid raya ya neuk.
Kalau sesekali bunda ajak lamaan di mesjid raya, aqila harus tetap gini ya. Anteng aja. Menikmati suasa syahdu mesjid raya sambil mengenang masa turun tanah dan mempersiapkan masa depan

Nanti insyaallah kalau aqila udah besar dikit lagi, bisa tenang lebih lama kalau di bawa jalan jalan, kita bakalan sering kemari ya. Ikut pengajian. 
Alhamdulillah cuma sekian langkah dari rumah.
“jangan lupa beli aqila jelbab ya bun”, kata ayahnya .

“oke”, bunda akan searching. Hihihihi.

Solehah ya anak bunda.

Senyum!

Di awal awal kehidupan, bayi itu cuma bisa ngelihat sekitar 20 cm dan masih hitam putih.  Dua puluh centi itu sejarak kita kasih asi ke dia. Sisanya buram.

Bayi juga lebih banyak tidurnya. Bisa sampe 3-4 jam sekali tidur. Jadi eye kontak kita ke dia juga minim.

Terasa sama aqilanya. Dia tidur sebentar sebentar dengan frekuensi tidur lama sampe bundanya kangen.

Belum lagi karena jarak penglihatannya masih sempit, walau disenyumin, diajak bicara dll, dia masih no respon.

Tapi kayak matahari terbit, berlahan lahan dia mulai berespon dengan benda yang kita lewatin di depan dia. Aku ngak bosan bosan beri rangsangan benda kesekitar dia. Awalnya sedetik tapi lama kelamaan jadi makin lama aja dia ikutin benda bergerak. Alhamdulillah.

Tapi no expresi. Keep calm aja dan tetap dengan bahasa andalan kalau ada yang salah yaitu menangis.

Hingga sampai di suatu siang saat rumah sepi. Setelah lelah aku jejal dia dengan benda aneka rupa dan lelah bibir ini bercerita akhirnya bibir kecil itu tersungging.

Ya, Allah aqila tersenyum pertama kali. (kalau tidak salah ingat umurnya waktu itu dua bulan). Akhirnya aqila punya expresi lain selain expresi saat dia cranky.

Subhanaallah. Allah luar biasa.

Malamnya dia senyum lagi. Ngak sama bundanya aja tapi juga sama ayahnya. Dan untuk senyum terindah pertamanya si ayah sampe menangis

“neuk, ayah terharu”, katanya.

“cie di senyumin anak kok nangis”.

Tapi, really untuk si qurrata ‘ayun bunda you must know senyum kamu itu bahagiain kami banget sampe pingin nangis.

“qila, waktu hamil salah satu momen paling bunda tunggu adalah tendangan dari kamu. Kamu akhirnya nendang pertama waktu 23 minggu. Saat bunda lagi kerja. Rasanya kayak ikan yang berenang  lewat dan bunda kelewat senang waktu itu. Setelah lahir semua hal baru yang kamu bisa jadi hal paling menyenangkan bunda, apalagi senyum itu”. Terima kasih ya Allah, terima kasih qila.

Hidup setelahnya jadi lebih mudah dan berwarna. Aqila mulai Bagus eye contac nya. Dia akan perhatiin kita kalau di ajak ngomong, malah kadang mengoceh saat di ajak bicara, kadang kadang dia balas senyuman, bibir yang di majuin dan sisanya masih tetap nangis. Hahahahaha.

” sehat terus ya nak. Jadi anak solehah, hafizah, cerdas, baik hatinya ya sayang, amin”.

                                Aqila tanpa expresi
              Senyum aqila yang mencuri dunia ayahnya
Senyum aqila untuk kakek. Senyum yang susah payah kakek usahain. Hihihi. Mungkin karena jarang lihat kakeknya, jadi dia susah diajakin senyum. Memang sampe sekarang aqila agak susah senyum ke orang yang jarang dia lihat. “neuk jangan ikut bunda ya sayang”.
Senyum terbaik aqila. ” selalu senyum ya nak. Ingat petuah ayah ” senyum itu sedekah” (aqila 3.5 bulan)

Bunda dan ayah sayang aqila