Make up and make it up (2)

Make up dan aksesorisnya adalah salah satu bagian penting dalam acara pernikahan menurut aku. Ngak usah terlalu glowing, cukup sederhana tapi memesona. Karena moment ini insyaallah cuma sekali, maka memesona dihari H itu harus dipertimbangkan matang matang. Matang kan benar benar konsep memesona di mata pikiran kita. Beda orang beda maunya. Maka pikirkan kemudian pilih.

Waktu memilih perias pengantin dulu, aku mau yang sederhana tapi mampu make it up. Ngak juga kayak barbie hingga bedak ketebalan dan kountur muka hilang tapi ngak juga pucat pasi karena aku orangnya full colours. Makanya aku ubek ubek istagram, tanya sana sini. Setelah melihat hasil mata, bentukan hidung, polesan pipi, bentuk bibir hingga aksesoris kepala maka aku memilih @danimakeover sebagai perias aku. Dan hasilnya alhamdulillah ngak mengecewakan. Si abangnya juga nunggu sampe habis acara. Jadi memudahkan urusan. Lipstik agak mencong gara gara aku lasak ada yang benerin, sunting kepala mereng dia yang lurusin. Jadi, aku ngak panik sendirian.

Nah, selain sama bang dani, untuk yang tinggal di seputaran lhoksemawe dan aceh utara ada beberapa tempat make up lain yang juga kece setelah aku lihat lihat di instagram dan hasil wawancara langsung ke teman teman dan hasil rekomendasi yang punya tenda.

1. @cutlenyriaspengantin2. Duh, hasil makeupnya really make it up. Flawless. Awalnya aku pingin sama cut leni. Tapi udah mesan 3 bulan sebelum tetap aja di hari aku acara kak cut leninya sudah full.

2. @ayirafimakeup. Yang ini kece jugaaa. Walau cuma lihat di ig aja, firasat aku sih bagus. Ngak terlalu glow tapi ngena. Beberapa teman aku juga make up disini.

3. @andilorenmakeup. Tetangga aku nyaranin ke abang ini. Karena setelah dia lihat di banyak acara seantero lhoksemawe, riasan abang ini keren. Kalau lihat di instagramnya sih, boleh lah. Tapi aku tetap suka sama @danimakeover.

4. @ernawatimahmud. Ngak pernah ketemu langsung. Cuma lihat hasil makeup nya di ig dan coment dari kawan yang di makeup langsung sama kakak ini. Hasilnya memuaskan.

5. @sorayaabdul. Aku sih ngak gitu suka sama riasanya. Namanya juga selera. Tapi yang punya pelaminan bilang hasil makeup nya si kakak bagus.

Ada beberapa yang lain. Terkenal di loksemawe bahkan sampe kemana mana. Tapi setelah aku lihat lihat dari ig, aku ngak begitu suka.

Okeeee. Selamat memilih.

Pesan dari aku sih, pelajari juga bentuk muka kita. Jadi bisa bantu si perias untuk me-make it up- wajah kita sebaik mungkin. Misal kalau wajah kita chubby maka bisa bilang ke periasnya agar membuat pipi kita terlihat tirus. Atau kita yang punya bibir kecil yang hilang kalau senyum, bisa di bantu dengan pelebaran. Hihihi. Karena pengalaman aku, waktu sama @danimakeover aku selalu bilang, aku ngak suka kalau terlalu glowing dan buat pipi aku yang chubby ini terlihat sexy dengan sedikit kurus. Dan hasilnya make up itu mampu menyamarkan pipi ini. Hahahahahaha.

Nah. Waktu acara intat dara baro, aku lupaa kasih note ke periasnya untuk membantu menyamarkan bentuk pipi yang menggemaskan ini. Maka hasilnya adalah pipi lari kemana mana. Ditambah dengan model aksesoris kepala yang ngak sesuai sama muka. Maka sempurna aku gendut. But its oke! Karena suami bilang “ngak tembem. Cantik!” , maka sisanya aku tutup mata dan berfokus dengan kata “cantik” dari suami tercinta. Itu kesalahan aku. Semoga tidak terulang. Jadi, pelajari bentuk wajah dan diskusikan dengan perias.

Cantik itu ngak harus glowing tapi harus sesuai selera kita. Hihihihi. Make up and make it up.

Ide souvenir pernikahan

Dalam mempersiapkan pesta pernikahan jangan lupakan tentang pemilihan souvenir atau buah tangan untuk tamu.

Karena ini yang akan menjadi kenang kenangan maka prinsip mencari souvenir bagi aku adalah “bermanfaat”. Sedih kalau udah kita persiapkan eh malah di buang atau jadi sampah di rumah orang.

Ada beberapa list souvenir selama pencarian dan aku rasa ngak bakalan berakhir di tong sampah.

1. Pouch

Ini paling banyak manfaat dan dicari. Tapi memang harganya agak mahal.

IMG_20180828_224133

2. Godie bag

Pilih yang gambarnya ngak mencolok. Kalau mencolok dengan sablonan foto dan nama kita, orang bakalan mikir dua kali untuk gunaiinya.

Waktu acara pesta kemarin aku juga memilih beberapa goodie bag untuk tamu spesial dengan tulisan nama yang kecil di tengah.

IMG_20180828_224229

3. Suntil

Mamak mamak ngak bakalan lewatin ini. Aku punya satu dari acara nikahan teman dan so far masih digunain.

IMG_20180828_224105

4. Telenan kayu atau plastik

IMG_20180828_224010

5. Tempat bumbu dapur

IMG_20180828_224122

6. Gantungan baju mini

Bisa dari kayu, fiber, triplek, dll.

IMG_20180828_224143

7. Pengupas buah

Ini souvenir yang aku pilih untuk acara kemari.

IMG_20180829_081450

8. Sumpit yang ukurannya besar

IMG_20180829_081510

9. Gelas cantik

IMG_20180829_081528

10. Sapu tangan

Bisa juga kreasikan menjadi kain lap tangan.

IMG_20180829_081548

11. Sendal jepit

Tapi harganga memang akan fantastis.

IMG_20180829_081559

12. Pemotong kuku

IMG_20180829_081643

13. Handuk kecil atau sajadah

IMG_20180829_081630

14. Bibit tanaman

Bisa diy sendiri lho. Misal bibit cabe, bibitnya bisa di bikin sendiri dan tinggal di packaging sendiri.

IMG_20180829_081656

15. Gelas dan bubuk kopi

Kopi aceh ngak ada yang ngalahin. Menjadikkanya souvenir adalah salah satu pilihan terbaik.

IMG_20180829_081612

Semoga bermanfaat.

Jaman old vs jaman now

Masih tentang idul adha.

Idul adha kali ini adalah idul adha paling beda dengan yang pernah ada. Bukan suasanya, tempatnya, orangnya atau apa tapi hati sendiri aja yang beda.

Tahun ini aku lebaran dengan status mamak muda dengan anak umur 11 bulan 16 hari. Apa bedanya? Banyak.

Dulu setiap malam lebaran aku kesal sama orang rumah. Kenapa sih jam segini masih berkutat dengan piring kotor, toco, sambal goreng, kuah lontong? Aku mau lihat keramaian malam takbiran eh malam terdampar disini.

Sekarang pikirannya malah berubah. Semua masalah lontong ini harus selesai sampek ke tahap cuci piring. Besok pagi bangun tinggal panasin dan urus aqila jadi bisa cus cepat ke mesjid. Ngak teringat lagi pun pernah punya keinginan lihat takbiran. Kan bisa dari rumah. Lagian yang nunggu lontong juga banyak. Kasian kan. Ini pikiran sekarang.

Dulu kalau udah lebaran mamak selalu bangun pagi. Panasin perlontongan dan bergerak cepat bersihin rumah baru ke mesjid. Ya ampun santai aja mamak, we can do it. Itu pikiran dulu.

Sekarang baru terasa kenapa mamak harus bangun cepat. Banyak hal yang harus disiapin kalau pagi lebaran. Perlontongan mulai dari potong lontong, panasin kuah, siapin piring, terus sapu rumah dan mandiin anak anak sama diri sendiri urus suami. Yang mana sajadah, baju, celana, uang sedekah. Hahahahaha. Ternyata oh ternyata.

Dulu kalau ke mesjid dengar anak bayi nangis bawaannya ngomong dalam hati “anak kecil kok dibawa, kasian kan”.

Sekarang saat punya anak sendiri pinginnya di bawa ke tempat tempat kita ibadah misal ke mesjid, musala, tempat pengajian. Biar dia terbiasa sama suasana. Kelak kalau besar dia udah ngak asing kalau disuruh ke mesjid. Ya walaupun nangis nangis saat bundanya salat. Ngak apalah ya. Hihihihi.

Time flies so fast dalam beberapa tahun ini. Terasa sangat jaman old and jaman now nya. Entah karena sudah merasakan menjadi “mamak” entah memang dunia berubah sangat cepat.

But mom, sorry. Butuh waktu 28 tahun baru sadar kenapa kita begini dan begitu disaat menjadi “mamak”. I love u mak.

Lebaran idul adha pertama

Sepengamatan aku, aqila itu anak yang sedikit sensitif dalam beberapa hal. Now aqila 11 bulan 16 hari.

1. Kalau ketemu orang di tempat baru, dia akan take time beberapa saat untuk mengintentifikasi. Jadinya dia agak diem kalau awal awal. Begitu dia udah nyaman baru lepas. kadang kalau ketemu orang yang baru dia lihat dan langsung mau gendong, dia akan big no dengan gesture hingga akhirnya nangis kalau orang itu tetap kekeuh pingin gendong.

2. Kalau makan seperti yang aku pernah cerita. Ada sensor di ujung bibirnya. ” ini enak” ” ini ngak enak” ” ini lembek” dll. Jadi kalau udah kerasa di ujung bibir ngak enak maka dia akan geleng kepala sambil tutup mulut. I dont want bunda. Begitu lah kira kira. Makanya aku sering kalau kasih makan itu ngak campur semua. Misal dalam satu piring ada nasi dengan kuah, sayur, ikan, semua terpisah. Kalau udah geleng aku kasih nasi maka suapan selanjutnya “ini ikan” dan mulut langsung buka. Weleh weleh anak bayi.

3. Suara. Kalau agak gede kita bersuara dia sering takut dengan ngejar kita dan minta peluk. “itu suara kucing berantam” “bunda cuma panggil aan”. Jadi bicara kadang harus lembut penuh intonasi.

Tapi dengan sensitif nya itu dia mudah belajar kayaknya.

Sehari sebelum pulang kampung aqila aku bawa ke rumah bunda bang odi. Ayelaaaah selama 3 jam tidak ada suara tidak ada celotehan dan hanya ngelendot sama bunda. Awalny setelah setengah jam dia mulai nyaman. Mau main, minta buka lemari buku, berdiri di meja eh begitu kakeknya bergerak betulin baby walker yang dikira mau ambil dia, nangis langsung pecah. Begitu sampe rumah on lagi.

Makanya mikir. Ini bawa pulang kampung apa kabar ya. Orang baru semua. Bisa bisa ngak begerak badan kemana mana karena dia lendotin.

Makanya sampe aku kenalin dulu sama orang baru “ini kakek” ” ini nenek” “ini kak bila” “yahwa” “nyakwa””bang pan””bang cad”. Bukan orang baru kali sih, udah ketemu beberapa kali. Terakhir jumpa dua bulan lalu. Siapa tau lupa ya kan. Eh ngak tau nya 15 menit kemudian udah mau di gendong kakek. Terus masal asik sendiri sama mereka. Main sama mereka. Walau ngak main bersama dalam rentang waktu lama tapi mereka bersama ditempat yang sama dan udah bikin aqila happy.

Dari kirain gemana eh malah anaknya euforia alis kegirangan di kampung. Ngak tidur, makan banyak, dibawa jalan ngak rewel, banyak tingkah. Duh duh duh neuk. Makin hari makin gemes.

Yah, lebaran idul adha kali ini sangat menggembirakan untuk aqila.

IMG20180822092157IMG20180822091136IMG20180822091256

Travelling for my baby

Lebaran idul adha kali ini kami memutuskan pulang kampung. Jarak banda aceh ke kampung ku menghabiskan waktu sekitar 6 jam.

Ngak kebayang untuk pertama kali bawa aqila naik mobil l300 selama dan sejauh itu. Bawa sejauh satu jam aja reweuh minta ampun apalagi sejauh itu ya.

Aqila itu tipikal anak yang ngak bisa diam. Mau nya gerak, lihat kesana kemari, maunya bebas. Nah di mobil yang sempit itu apa kabar dia?

Sejak sehari sebelum berangkat aku udah sugesti dia. “neuk besok kita pulang kampung bunda ya. Jauh nya bisa 6x adek bangun tidur. Tapi jangan nangis ya nak”. Gitu terus. Entah dia ngerti entah ngak. Pokoknya cerita aja.

Kami akhirnya memilih naik mobil hiace yang agak besar dan full ac. Alasannya biar lebih luas, aqila ngak gerah, ngak ada yang nakal isap rokok disana dan yang terpenting mobil ini biasanya ngak ngambil penumpang lagi di jalan jadi besar harapan cepat sampek ke tujuan.

Hari H tiba. Jam 7.30 kami di jemput dirumah. Perlengkapan perang aqila ready seperti satu tas yang isinya baju ganti beserta pampers, makanan berat, makanan ringan, buah kukus, minyak telon, handuk, kain apron untuk menyusui, kain bedong untuk lap sana sini dan kain gendong. Ready for aqila.

Begitu naik mobil dia so excited kayaknya. Goceh sepanjang jalan hingga kira kira 30 menit.

“adek mau pulang kampung ya”. “atata atatata “. Full oh celotehan yang hanya dia yang tau isininya apa.

Lelah bangun, duduk, celingak celinguk sesuai dugaan dia merengek pelan. Langsung manuver mimik dan tertidur. Kami akhirnya sama sama bobok selama perjalanan. Kira kira akila bobok sebanyak 3x dengan durasi total sekitar 4.5 jam. Sisanya kayak biasa dan di tambah makan makanan dia hingga habis. Alhamdulillah. Alhamdulillahnya lagi dia ngak nangis sedikit pun. Memang anak solehah bunda baik hati.

Akhirnya kami sampai dengan selamat dan menyenangkan. Selamat idul adha semua.

Alhamdulillah akhirnya sampai dengan selamat

Tips jalan jalan dengan buah hati

Pengalaman jalan jalan selama idul fitri bareng akila kemarin jadi pelajaran sangat berarti saat memilih tempat wisata yang frendly untuk bayi.

Tips jalan jalan untuk buah hati :

Persiapan

1. Sediaakan baju ganti minimal sepasang lengkap dengan pampers, pakaian dalam, handuk, hingga minyak telon.

2. Makanan utama dan snack. Setidaknya kalau anak ngak bisa diam, insyaallah kalau dikasih makan dia diam sesaat.

3. Beberapa mainan yang mudah dibawa dan di mainkan.

Pilihan tempat terutama yang tipe pemandian :

1. Airnya bersih ngak ya. Ini bayi lho.

2. Ada ngak tempat ganti pakaian? Kamar bilas?

3. Ada area luas untuk duduk sambil nunggu yang lain mandi.

4. Ada musalla ngak? Bisa salat dan sekalian nyusuin.

Kalau lengkap, boleh di coba kesana. Misalnya kayak tadi pagi akila kami bawa ke lampuuk.

Persiapan dia udah lengkap. Sampai disana ada rangkang yang lumayan luas untuk dia berdiri, duduk, dan putar putar, setelah puas mandi ada tempat bilas dan ganti baju yang bersih dan tertutup. Bayar cuma 3000 aja. Terus waktu mau nyusu ada musalla cuma sekitaran 2 meter dari rangkak. Puas nyusu kami foto foto. Malah karena rangkangnya kuat ada orang yang bawa ayunan bayi kesana. Ah love you full lampuuk. Semoga banyak tempat yang juga gini ya.

Bayi senang ibu senang

Wisata Bayi

Lebaran idul fitri kali ini penuh dengan jalan jalannya

Dari hari pertama hingga empat lebaran kami road show jalan jalan. Aqila termasuk di dalamnya, bayi 9 bulan.Rasanya? Ampun ya Allah. Taubat.

Pertama dia masih big no sama orang baru jadi cuma mau sama kakek dan pamannya dan yang disayangkan ayahnya gk bisa ikutan. Jadi dia sama aku terus seharian.

Kedua dia ngak bisa diam, maunya gerak terus dimana mana. Masyaallah tabarakallah.

Ketiga banyak tempat wisata yang kami kunjungi ngak bersahabat sama bayi. Jadi hari pertama kami ke “ie suum”, tempat pemandian air panas. Aku pernah kesana 4 tahun silam jadi kali ini pergi dengan harapan banyak perubahan. Dalam bayangan mau mandiin akila sambil berendam sedikit. Tapi begitu sampai TKP, masyaallah ya. Kolamnya luas, laki dan perempuan terpisah, dekat gunung, okelah tapi air dalam kolamnya ngak jelas bersih atau ngak, dasar kolam kotor dan yang paling bikin kesal adalah ngak ada tempat bilas dengan air bersih. Dan aku terlanjur udah basahin setengah badan akila ke kolam. Padahal ada kamar ganti di ujung kolam tapi ngak terawat. Air ngak ada, bau, kotor lagi. Akhirnya akila bilas dengan air mineral. Ampuuuuun ya Allah.

Hari ke dua kami ke tempat wisata brayeun. Udah kemari juga 7 tahun silam jadi berharap ada perubahan juga. Karena pengalaman kemarin, pertama sampek aku lihat kamar ganti dan bilas dan ternyata masih ngak tersedia. Akhirnya memutuskan ngak mandiin akila. Duduk santai aja sambil menikmati derasnya air.

Hari ketiga kami ke funland. Bawa ponaan. Tapi karena akila ngak bisa diam akhirnya aku masuk area main kolam bola anak. Dan akila bebas bergerak disana. Alhamdulillah.

Padahal sebagian besar pengunjung itu bawa anak anak. Mulai dari bayi hingga anak remaja. Namanya aja orang tua lagi libur panjang pasti ingatnya bawa main anak. Yah semoga aja banyak tempat wisata di aceh kedepan yang lebih ramah buat bayi dan anak. Amin

My new project

Project untuk mamak muda yang ingin hidup tetap produktif.

Aku itu tipe orang yang sangat “messy”. Sebelum menikah semua kemessian itu masih bisa aku tangani. Misalnya asal aja berantakin lemari terus waktu mau berpergian sibuk tak menentu cari jilbab yang warna sesuai baju. Dulu sih fine aja gitu.

Setelah menikah ternyata suami aku sama messy nya dengan aku. Maka bertemulah dua kemessian yang absurd sekali dirumah. Rumah memang lebih sering terlihat seperti “kapal terapung” dibandingkan rumah. Tapi masih fine aja karena kami berdua.

Dan semua berubah sejak punya anak. Aqila. Aku berusaha agar dia selalu mendapat tempat bermain senyaman mungkin dirumah. Tapi habit is habit. Susaaaaaaah sekali di ubah.

Kami (aku dan suami) pernah buat kesepakatan bagi siapa aja yang berantakin kamar misal sengaja “campak” pakaian dilantai kena denda 20000 peritem. Tapi apa daya kesepakatan hanya tinggal wacana.

Pertanyaan nya sekarang kenapa sih bisa messy?

Butuh waktu lama untuk tau jawabannya. Hingga akhirnya aku sampai pada kesimpulan bahwa ” waktu ku hilang”. Apa hubungannya?

Jadi gini, sebenarnya se messy apapun kita, asal kita selalu sempatin untuk beresin yang berantakan itu secara teratur, insyaallah semua always keep in clean condition. Masalahnya adalah selalu menunda untuk bersihin, terus di berantakin lagi padahal yang sebelumnya belum juga bersih, gitu terus sampek jadi sarang hantu di kamar, lemari, dapur,dll. Nah, kemana waktu itu hilang?

Yang pertama hilang ditelan tidur setelah subuh. Jadi bangun kesiangan dan harus buru buru masak untuk aqila, kasih makan dia, mandiin, terus main sama dia, terus mimik. Saat dia tidur kadang masuk ke penghisap waktu ke dua yaitu tergoda main hp yang hanya scroll hidup orang lewat ig (astagfirullah). Lagi sibuk scroll scroll eh si aqila udah bangun. Maka nothing can do setelah itu. Dan berantakan itu berlalu untuk dibereskan.

Ketika hendak pergi baru gaduh. Mana kaos kaki aqila, singlet, tempat makan, gendongan dll.

Ya Allah Aku taubat. Begitu lah cerita mamak mamak kali ini.

Jadi apa project baru nya?

Aku beri judul ” hari dimulai ketika pagi”. Berisi :

1. No sleep after subuh.

2. Ngerjain pekerjaan yang memang bisa mengurangi kemessian. Beresin kamar, berrsihin mainan aqila, siapin baju dia, siapin makanan dan cemilan dia, susun baju tergosok ke lemari, siapin baju bang odi, dll. Minimal 5 hal selesai di pagi hari karena biasa jam 8 teng akila bangun.

3. Boleh tidur lagi setelah subuh di hari minggu. Yeaaaaaaa!

Begitulah kira kira tekat mamak mamak yang ingin tetap produktif hingga nanti sampai nanti.

Continue reading “My new project”

Ramadhan di punge jurong

Sejak kuliah sampai sekarang aku udah pindah sebanyak 6 x. 2 kali pindah kos, 1 kali ke rumah saudara, 1 kali sewa rumah, 1 x sewa rumah selama setahun setelah berkeluarga, dan alhamdulillah terakhir pindah ke rumah sendiri di punge jurong.

Pindah itu sangat tidak menyenangkan. Tapi apa mau di kata. Positif nya sih selalu dapat lingkungan baru yang alhamdulillahnya makin sering pindah makin baik.

Biasanya kami memutuskan pindah setelah tinggal minimal 1 tahun. Jadi selalu dapat ramadhan di tempat baru. Kayak yang sekarang, udah mau 9 bulan disini dan alhamdulillah nya dapat ramadhan berbeda disini.

Kalau asal muasal punge sih aku ngak tau. Tapi suami sering cerita sebelum ramadhan “nanti ramadhan disini semarak kalau malam. Anak anak ngaji dari habis tarawih sampek subuh”.

Bener aja. Begitu ramadhan pertama, setelah tarawih mikcofon musalla yang jaraknya cuma sekian meter dari rumah sudah menyala. Ngak lama anak anak langsung melantunkan ayat suci. Bacaannya sih masih belum bagus. Banyak yang perlu di perbaiki. Tapi semaraknya itu berasa ini benar ramadhan. Apalagi mamak mamak seperti kami yang susah kemesjid atau musalla untuk tarawih jadi suasana ramadhannya sedikit kurang berasa.

Kalau kebangun jam duaan pun ngak sepi karena mereka masih ngaji. Berasa magrib.

Tapi sejak ramadhan ke 7 suara mereka udah ngak ada. Ngak tau kenapa. Ntar jam jam sebelas baru suara mikrofon terdengar tapi yang ngaji lebih senior dan expert.

Masyaallah bacaan alqurannya. Merinding, fasih, irama bagus. Menggerakkan hati untuk ikutan ngaji.

Untuk aku bisa dua dua nya. Yang anak kecil ngaji juga oke dari pada ngak ada suara alquran tapi kalau selalu ada yang kedua, subhanallah jauh lebih oke. Mungkin one day mereka bisa kolabolarasi. Hihihi

Semarak lah intinya dengan suara mengaji dari musalla punge jurong selama ramadhan. Banda aceh 26 mei 2018

Ramadhan di punge jurong

Sejak kuliah sampai sekarang aku udah pindah sebanyak 6 x. 2 kali pindah kos, 1 kali ke rumah saudara, 1 kali sewa rumah, 1 x sewa rumah selama setahun setelah berkeluarga, dan alhamdulillah terakhir pindah ke rumah sendiri di punge jurong.

Pindah itu sangat tidak menyenangkan. Tapi apa mau di kata. Positif nya sih selalu dapat lingkungan baru yang alhamdulillahnya makin sering pindah makin baik.

Biasanya kami memutuskan pindah setelah tinggal minimal 1 tahun. Jadi selalu dapat ramadhan di tempat baru. Kayak yang sekarang, udah mau 9 bulan disini dan alhamdulillah nya dapat ramadhan berbeda disini.

Kalau asal muasal punge sih aku ngak tau. Tapi suami sering cerita sebelum ramadhan “nanti ramadhan disini semarak kalau malam. Anak anak ngaji dari habis tarawih sampek subuh”.

Bener aja. Begitu ramadhan pertama, setelah tarawih mikcofon musalla yang jaraknya cuma sekian meter dari rumah sudah menyala. Ngak lama anak anak langsung melantunkan ayat suci. Bacaannya sih masih belum bagus. Banyak yang perlu di perbaiki. Tapi semaraknya itu berasa ini benar ramadhan. Apalagi mamak mamak seperti kami yang susah kemesjid atau musalla untuk tarawih jadi suasana ramadhannya sedikit kurang berasa.

Kalau kebangun jam duaan pun ngak sepi karena mereka masih ngaji. Berasa magrib.

Tapi sejak ramadhan ke 7 suara mereka udah ngak ada. Ngak tau kenapa. Ntar jam jam sebelas baru suara mikrofon terdengar tapi yang ngaji lebih senior dan expert.

Masyaallah bacaan alqurannya. Merinding, fasih, irama bagus. Menggerakkan hati untuk ikutan ngaji.

Untuk aku bisa dua dua nya. Yang anak kecil ngaji juga oke dari pada ngak ada suara alquran tapi kalau selalu ada yang kedua, subhanallah jauh lebih oke. Mungkin one day mereka bisa kolabolarasi. Hihihi

Semarak lah intinya dengan suara mengaji dari musalla punge jurong selama ramadhan. Banda aceh 26 mei 2018

Swimming for the first time!

IMG20180217084736

Alhamdulillah 6.5 bulan.

Sejak beberapa hari lahir udah kelihatan sih aqila big no untuk air.

Jadi kalau mandi di awal awal harinya dia selalu nangis.

Begitu gedean dikit dan sampe sekarang nangis memang udah ngak tapi badannya dikerasin kalau di masukin ember mandi biar badannya ngak terendam air. Hahahahaha. Lucu sih lihatnya.

Jadi walau udah pintar duduk, dia ngak pernah mau duduk di ember. Sampe sekarang.

Pernah di bawa ke pantai umur 5 bulanan. Eh kena sisa ombak aja menjerit sejadi jadinya. Alahai alahai alahai.

Akhirnya nyoba masukin ke kolam berenang ala ala.

Responnya pertama kali ” tetap nangis”. Tapi aku langsung gendong dan bawa main di air sama sama. Alhamdulillah ngak nangis lagi tapi wajah Tegang hingga akhir.

Nyerah? Ngak. Insyaallah mau beliin aqila kolam renang mini, biar makin akrab sama air. Hihihi.

Neuk, ingat kata ayah ” air itu ciptaan Allah dan sahabat aqila”.

Lumba lumba, kuda laut, ubur ubur, kepiting yang sahabat main aqila juga hidup di laut looo. Bersahabat dengan air ya nak. We love u.

IMG20180217085707Awalnya mau main air, eh malah menjerit. Jadi santai aja kayak di pantai ya neuk.

IMG20180317143123Yeeee. We dit it. Akhirnya benar benar berenang di kolam. Wait ya. Kolam mini insyaallah menyusul. Sehat sehat anak bunda